12 Peranan dan Fungsi Pers (Pengertian, Ciri-Ciri & Jenisnya)

Wawancara Pers
Photo credit: stock.adobe.com|Microgen

Pada artikel ini akan dibahas mengenai pengertian pers, ciri-ciri, jenis-jenis, serta peran dan fungsinya di masyarakat.

Pers singkatan dari Persatuan Wartawan atau Perserikatan Wartawan. Media pers adalah lembaga atau institusi yang umumnya bersifat sosial, yang berkecimpung dalam aktivitas jurnalistik serta menjadi sarana komunikasi massa.

Aktivitas jurnalistik seperti mencari, memiliki, menyimpan, mengolah, memfilter, mendalami (seperti menganalisa dll) dan menyebarkan informasi. Hasilnya bisa berupa media massa seperti koran, TV, portal berita online dll.

Dengan begitu, bentuk informasi bisa bermacam-macam yaitu berupa tulisan, gambar, infografis, audio, video dan lainnya.

Keberadaan pers sangat penting untuk menyajikan informasi yang akurat dan objektif kepada khalayak, selain itu keberadaan pers juga menjadi simbol kebebasan berpendapat.

Aktivitas jurnalistik untuk mengelola dan menyebarkan informasi kepada banyak orang, supaya orang-orang bisa mendapatkan 'asupan' informasi dan wawasan yang memadai.

Aktivitas pers dituntut untuk menyampaikan berita dengan benar (sesuai fakta), independen, objektif dan menjunjung tinggi keadilan. Dengan demikian, sudah seharusnya wartawan mendapatkan hak untuk memperoleh dan menyampaikan informasi dengan perasaan aman, yakni tanpa adanya ancaman dan campur tangan dari pihak lain, bahkan dari pihak pemerintah sekalipun.

Pers menjadi lembaga yang begitu dibutuhkan keberadaannya bagi masyarakat supaya bisa memperoleh informasi yang diperlukan, serta supaya masyarakat bisa memiliki wawasan yang memadai.

Hanya saja, pers juga memiliki power yang besar untuk menyetir opini publik dan mempengaruhi cara pandang masyarakat mengenai sesuatu, sehingga peran pers sangat dituntut untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat. Pers juga seharusnya memiliki kontribusi penting untuk menjadi penghubung antara pemerintah, masyarakat dan dunia luar.

Ciri-Ciri Pers
  1. Independensi, yaitu pers memiliki kewajiban untuk independen atau bebas dari kepentingan politik, bisnis maupun kelompok tertentu.
  2. Objektivitas, yaitu pers harus mengutamakan objektivitas dalam setiap informasi yang disajikan, sehingga pihak pers jangan mencampuradukan antara opini sendiri dan fakta yang mau disampaikan.
  3. Kebebasan, yaitu pers mempunyai hak untuk menyampaikan informasi tanpa adanya tekanan dan campur tangan pihak lain, sehingga pihak pers seharusnya memiliki hak dan diberikan perlindungan (oleh undang-undang negara) untuk bisa menyampaikan fakta informasi tanpa adanya ancaman dari pihak lain.
  4. Akuntabilitas, yaitu pers tentunya wajib bertanggung jawab terhadap segala informasi yang telah disampaikan ke publik. Apabila terdapat ketidak-akuratan informasi ataupun pelanggaran kode etik maka pihak pers wajib bertanggung jawab.


Jenis-Jenis Pers
  1. Pers cetak, misalnya koran, majalah, tabloid dll.
  2. Pers elektronik, yaitu jenis pers yang membutuhkan alat elektronik untuk mengaksesnya, seperti radio dan TV.
  3. Pers online, yaitu jenis pers yang membutuhkan internet untuk mengaksesnya, seperti portal berita online, medsos dll.

Peranan dan Fungsi Pers


1. Menyampaikan Fakta Informasi

Ini menjadi fungsi yang paling mendasar, dimana pers dituntut untuk menyampaikan informasi secara transparan dan independen kepada masyarakat. Pers bekerja untuk mencari, memperoleh, menyaring, menganalisa dan melaporkan berbagai jenis informasi ke publik.

Pers diharapkan memberikan informasi mengenai berbagai kejadian dan isu yang relevan (penting) bagi masyarakat secara akurat, independen dan transparan, entah itu dalam hal politik, ekonomi, hukum, sosial dll.

Pers juga bekerja untuk memverifikasi fakta kejadian, termasuk mendalami suatu kejadian dengan berbagai sudut pandang. Dengan demikian, keberadaan pers diharapkan menjadikan masyarakat bisa mempunyai wawasan yang lebih baik, baik itu dalam hal kehidupan sosial, politik, agama, budaya dan lainnya.

Hanya saja dalam menjalankan fungsinya bagai penyebar informasi, pihak pers tetap harus menjaga kode etik, termasuk memahami keseimbangan antara kebebasan berbicara dan tanggung jawab sosial, sehingga pihak pers juga seharusnya memikirkan tentang dampak sosial di masyarakat dari informasi yang disebarkan.

2. Mengawasi Kebijakan Pemerintah

Fungsi pers yang penting yaitu mengawasi kebijakan dan jalannya pemerintahan, dimana sangat diharapkan pers punya sikap kritis dalam memonitor kinerja pemerintah, termasuk dengan lembaga atau institusi yang terkait dengan fungsi pemerintahan. 

Maksud dari memonitor kinerja pemerintah yaitu mengamati, mendalami dan melaporkan tindakan atau kebijakan yang dilakukan pihak pemerintah. Pers juga diharapkan untuk melakukan upaya pengecekan, menilai dan mengevaluasi secara transparan tentang seberapa baik kinerja pemerintah untuk kepentingan rakyat.


3. Melakukan investigasi

Pers juga bisa melakukan upaya investigasi, misalnya pers punya hak untuk menginvestigasi kasus korupsi untuk kemudian dilaporkan kepada masyarakat, juga menyelidiki beberapa masalah lain yang terkait pemerintahan seperti penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran kode etik pejabat dll.

Pers berperan untuk melaporkan dan menilai berbagai tindakan pemerintah seperti dalam hal kebijakan ekonomi, kebijakan sosial, penetapan UU baru, dll. Ini menjadikan masyarakat mampu memahami dampak dari segala tindakan atau kebijakan pemerintah, serta merespon pada tindakan yang diambil pemerintah.

4. Membentuk Opini Publik

Hal yang wajib diketahui yaitu bahwa pers mempunyai 'power' yang sangat besar untuk mempengaruhi opini publik, dimana setiap pemberitaan bisa mengarahkan cara pandang orang-orang.

Pers menyajikan berbagai informasi dan peristiwa (dengan bermacam topiknya) yang nantinya mempengaruhi cara berpikir masyarakat. Disamping itu melalui pengaturan model berita yang disajikan, pers mempunyai kemampuan untuk menentukan fokus masyarakat, bahkan bisa sampai mempengaruhi arah kebijakan pemerintah.

Pada dasarnya pers bisa secara leluasa dalam memilih sudut pandang saat membuat berita, hal ini tentunya akan mempengaruhi masyarakat dalam merespon suatu kejadian atau isu nasional.

Pers mempunyai pengaruh besar dalam membentuk opini dan sikap masyarakat mengenai suatu kejadian atau isu tertentu, bahkan bisa sampai mempengaruhi keputusan dan kebijakan pemerintah.

Hanya saja penting diketahui dan dipahami bahwasanya pers dituntut untuk memiliki prinsip kejujuran, menghormati kode etik dan mematuhi segala aturan jurnalistik.

Dengan demikian, walaupun pers diberikan kebebasan dalam aktivitas jurnalistik-nya tapi tetap wajib bertanggung jawab dalam membuat berita yang faktual, sesuai fakta, konteks yang memadai, memastikan sumber informasi yang terpercaya dan diverifikasi, menghindari konflik kepentingan, menghormati prinsip-prinsip keberagaman, dan memahami efek sosial dari berita yang disampaikan.

Pers harus memahami efek sosial dari berita yang dibuat, jangan sampai berita yang disampaikan menyebabkan tersebarnya ketakutan, kekacauan dan semacamnya.

5. Wadah Opini Pubik

Pers juga dapat menjadi wadah bagi bermacam kelompok ataupun individu guna mengekspresikan opini dan pemikiran masing-masing, dimana biasanya terdapat sesi wawancara sehingga menghadirkan peluang bagi pihak-pihak yang ingin menyuarakan hal berbeda (atau memiliki opini berbeda).

Pers diharapkan mampu menjadi wadah opini publik yang memunculkan berbagai sudut pandang dan pemikiran, keberagaman ini nantinya bisa menghadirkan opini publik yang seimbang dan bermacam-macam.


6. Edukasi Masyarakat

Peranan dan fungsi pers yang sangat penting yaitu membimbing dan memberikan edukasi kepada masyarakat, pers dituntut untuk bisa memberikan informasi yang relevan dan mendidik kepada masyarakat, memberikan informasi bernilai untuk masyarakat sehingga bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik, serta membantu masyarakat untuk memahami situasi dunia.

Pers dituntut untuk berkontribusi dalam upaya pemberdayaan masyarakat, termasuk meningkatkan literasi dan pengetahuan, baik itu dalam hal ekonomi, sains, teknologi, politik, peradaban sosial dan lainnya.

Pers juga bisa menjadi wadah diskusi yang sehat antar banyak pihak, guna menghadirkan berbagai pemikiran, wawasan dan pandangan yang membangun.

7. Menegakan Keadilan Sosial dan HAM (Hak Asasi Manusia)

Fungsi pers yaitu sangat penting dalam menegakan HAM dan keadilan sosial, dimana pers dituntut untuk berkontribusi dalam mempromosikan keseimbangan dan kesetaraan di masyarakat.

Pers harus aktif menyadarkan masyarakat mengenai isu HAM dan keadilan sosial, sehingga masyarakat menyadari tentang pentingnya hal tersebut dan berupaya memperbaiki segala permasalahan sosial, ketidak-adilan dan pelanggaran HAM yang ada.

Pers benar-benar harus bekerja keras untuk mengungkap segala ketidak-adilan sosial, seperti misalnya adanya ketimpangan sosial yang diabaikan oleh otoritas, pemerintah lalai dalam melindungi etnis atau kelompok tertentu, menyibak berbagai kasus diskriminasi terhadap minoritas tertentu dll.

Dengan mengungkapkan berbagai kasus tersebut, ini sangat penting untuk menyadarkan masyarakat untuk segera memperbaiki segala permasalahan sosial yang ada.

8. Membantu Kelompok Marginal Bersuara

Fungsi pers yaitu membantu kelompok marginal untuk bisa bersuara atau menyampaikan pendapatnya. Peran pers sangat diharapkan untuk membantu kelompok marginal ini karena mereka seringkali tidak berkesempatan untuk bersuara atau berpendapat.

Keadaan pihak-pihak yang terpinggirkan seringkali tak dianggap keberadaannya, bahkan cenderung ditindas oleh pihak-pihak yang lebih kuat. Sehingga, disinilah peran penting pers untuk membantu mereka dalam mencapai kesetaraan dan keadilan.


9. Mengerakan Masyarakat

Pers diharapkan untuk sering mengingatkan orang-orang untuk ikut serta dan aktif dalam kegiatan masyarakat, diharapkan pers dapat menghadirkan motivasi dan menggerakkan masyarakat untuk terlihat dalam kegiatan sosial, khususnya saat terjadi tragedi bercana alam di suatu daerah yang tentunya akan dibutuhkan banyak sukarelawan.

Intinya pers memiliki tugas penting untuk menggerakkan segala potensi yang ada di masyarakat ke arah yang positif, termasuk mendorong kehidupan sosial dan peradaban yang lebih baik.

10. Mendorong Transparasi

Pers memiliki peran penting sebagai pengawas publik, yang diantaranya untuk mendorong transparasi di pemerintahan. Dimana pers biasanya melakukan liputan investigasi dan mengungkap berbagai hal yang tidak beres di pemerintahan, ini sangat penting ada pihak otoritas bertanggung jawab atas kinerja mereka.

Fungsi pers sangat diharapkan dalam mengungkap adanya pelanggaran kode etik pejabat, penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak otoritas, praktik yang merugikan masyarakat umum, membongkar skandal kasus korupsi, nepotisme dan lainnya.

11. Sarana Hiburan

Pers dapat memberikan konten hiburan melalui bentuk film, short film, olahraga dll sehingga menjadikan masyarakat bisa terhibur dan rileks dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain itu, pers bisa memberikan informasi mengenai aktivitas pariwisata atau rekomendasi berbagai tempat untuk destinasi wisata, yang diharapkan itu menjadi referensi berguna bagi orang-orang yang merencanakan liburan.

12. Peran dan Fungsi Pers Lainnya
  • Menghadirkan pandangan pemikiran dan opini yang beragam.
  • Melaporkan kejadian atau peristiwa penting dengan cepat, akurat dan mudah dipahami.
  • Membangun kesadaran publik terhadap berbagai masalah sosial, politik dan ekonomi yang ada. 
  • Mengedukasi masyarakat tentang kondisi iklim, isu-isu lingkungan dan kelestarian alam.
  • Membangun jembatan antar bangsa, etnis, budaya dan suku sehingga bisa saling menghormati.
  • Menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan harapan.
  • Menjadi wadah bagi kelompok masyarakat untuk berbagai pengalaman.
  • Melindungi kelompok minoritas dan marginal.
  • Menginformasikan perkembangan terbaru dari bermacam bidang dan tren terkini.
  • Menginformasikan tentang isu keamanan nasional dan keadaan darurat.
  • Mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat.
  • Mendorong peningkatan literasi dan wawasan di masyarakat.
  • Menyoroti tentang problem kemiskinan dan kesenjangan sosial.
  • Memberikan informasi teknologi, termasuk menginformasikan perihal inovasi teknologi terbaru.
  • Mengedukasi masyarakat mengenai hak-hak manusia.
  • Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pendidikan.
  • Mengedukasi masyarakat tentang isu kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis.
  • Mengedukasi masyarakat tentang kasus kejahatan dan perlindungan diri.
  • Mengedukasi masyarakat tentang keamanan siber dan pentingnya privasi online.
  • Mengedukasi masyarakat agar menyadari tentang pentingnya keamanan data dan kerahasiaan data di internet, serta cara menghindari kejahatan cyber.
  • Mengedukasi masyarakat tentang hak-hak konsumen.
  • Mengedukasi masyarakat tentang hak dan perlindungan anak.
  • Menginformasikan mengenai isu-isu hukum dan peradilan.
  • Menginformasikan perkembangan ekonomi dunia.
  • Meliput kegiatan nirlaba dan LSM.
  • Mendorong perdamaian, kerjasama internasional dan penyelesaian konflik.
  • Mengarahkan masyarakat untuk lebih fokus pada isu penting seperti masalah kemiskinan, kesenjangan sosial, isu kesehatan fisik dan mental, keamanan negara dan dunia, perdamaian, kelestarian alam dll.




Baca Juga:

Tidak ada komentar: