14 Cara Menghilangkan Sifat Iri Hati ke Orang lain

Iri Hati
Ilustrasi iri hati. Photo credit: Istockphoto.com|SIphotography

Ada banyak sifat buruk, salah satunya yaitu iri hati. Iri hati adalah perasaan negatif yang timbul setelah melihat kesuksesan atau pencapaian orang lain yang lebih baik, lalu menginginkan hilangnya nikmat dari orang lain tersebut.

Orang yang punya sifat Iri hati bakal merasa sakit hatinya saat melihat keberuntungan yang diperoleh orang lain, pemikirannya bahwa orang lain tidak boleh mendapatkan nikmat.

Orang yang hatinya dipenuhi perasaan iri biasanya sulit untuk bisa hidup bahagia. Terdapat sejumlah penyebab yang memicu iri hati.

Penyebab iri hati:
  1. Merasa diri superior, dimana orang yang merasa dirinya superior biasanya gampang mengalami iri hati.
  2. Perasaan tersaingi, dimana dirinya merasa hebat sehingga tidak boleh ada yang lebih baik dari dirinya. Orang seperti ini gampang mengalami iri hati.
  3. Gampang menuduh orang lain mencari perhatian.
  4. Kurangnya kemampuan, yakni Ingin hebat seperti orang lain tetapi tak mampu.
  5. Punya sifat tidak mau kalah dalam tahap ekstrem.
  6. Tidak pernah berusaha membersihkan hati dan pikiran sehingga memiliki hati yang busuk. Misalnya: Benci saat melihat orang lain sukses, benci saat melihat orang lain berbahagia.

Bahaya sifat iri hati yaitu bisa membutakan hati, menghilangkan kebahagiaan hidup, gampang merasa sedih dan cemberut, hingga terhalang kesuksesan hidup akibat hati yang busuk.

Cara Menghilangkan Sifat Iri Hati


1. Terima Perasaan

Pertama-tama Anda perlu menerima perasaan diri sendiri, ketahui bahwa perasaan iri hati bisa muncul kapan saja walaupun Anda sudah berusaha agar tidak muncul, jadi jangan terlalu menyalahkan diri sendiri.

Yang perlu dilakukan ketika perasaan iri hati muncul yaitu berusaha untuk meredam dan menghilangkannya. Juga, cari tahu akar masalahnya, yakni cari tahu apa yang memicu kemunculan rasa iri hati.

2. Akui Kelebihan Orang lain

Seringkali Anda merasa bersalah karena ada orang yang lebih baik dari Anda. Ini perlu diluruskan, ingatlah, bukanlah sebuah aib jika ada orang yang lebih baik dari Anda.

Jadi bukanlah sebuah aib jika Anda mengakui kelebihan orang lain. Dengan tulus mengakui kelebihan orang lain, ini ampuh untuk menghilangkan sifat iri hati.

Jangan pelit untuk memuji, Anda bisa memuji orang lain secara wajar. Bukanlah aib memuji orang lain, justru ini memunculkan perasaan tulus di dalam hati, yang nantinya sangat membantu dalam melawan sifat iri hati.

3. Pikirkan Hal Baik Darinya

Pikirkan hal baik dari orang yang Anda iri, melakukan ini membantu meredam perasaan iri hati Anda. Cobalah ingat-ingat hal positif apa yang Anda suka darinya.

Adapun jika Anda suka memikirkan hal-hal jelek dari orang lain, ini hanya akan membakar 'api' perasaan iri hati dalam jiwa Anda (kepada orang tersebut).

4. Kurangi Medsos

Mulai sekarang batasi bermain media sosial. Sebuah riset mengenai media sosial Facebook, menemukan bahwa perasaan iri meningkat seiring dengan lamanya waktu mengakses Facebook.

Hal itu karena banyak orang yang berlomba-lomba 'show off' di Facebook, termasuk banyak yang sengaja pamer di media sosial. Hal ini seperti bakal memancing perasaan iri dan insecure.
 
Pokoknya jauhi segala hal yang memicu pikiran negatif dalam diri Anda, khususnya hal yang membuat Anda 'gila' menginginkan segala yang dimiliki orang lain.

5. Syukuri Hidup

Orang yang tidak bersyukur biasanya gampang untuk memiliki sifat iri hati. Dimana jika Anda merasa tidak puas dan tidak ridho dengan kehidupan Anda, biasanya Anda bakal gampang merasa iri hati kepada orang lain.

Menumbuhkan rasa bersyukur tidaklah sulit, cobalah dengan menulis segala hal yang telah Anda miliki, kelebihan Anda, atau secara umum hal-hal yang patut disyukuri.

Misalnya Anda berhasil menggali dan mengetahui bakat Anda, kembangkanlah bakat tersebut sehingga menjadi terasah dan bernilai. Anda nantinya gampang bersyukur dengan bakat yang dimiliki.

Jadi jangan suka berpikir negatif tentang diri sendiri, hargailah diri sendiri. Lapangkan dada Anda terhadap kehidupan dan nikmat yang telah Anda rasakan.

6. Stop Bandingkan Diri

Penyebab iri hati yaitu karena kebiasaan membanding-bandingkan diri dengan orang lain, sehingga cobalah mengurangi kebiasaan seperti ini. Setiap orang punya jalannya masing-masing, yang berbeda antara satu dengan lainnya.

Dengan menghilangkan kebiasaan suka membanding-bandingkan diri dengan orang lain, lalu fokus pada sesuatu yang membuat Anda semangat, hal ini sangat membantu Anda untuk menerima diri apa adanya, sehingga hidup menjadi tenang, damai dan bahagia.

7. Miliki Teman yang Suka Bersyukur

Teman sangat mempengaruhi sifat atau karakter Anda, dengan memiliki teman yang pandai bersyukur bakal menjadikan Anda mudah berlapang dada dalam menjalani kehidupan ini, nantinya hal ini sangat membantu Anda dalam menghilangkan sifat iri hati.

Adapun jika Anda memiliki teman yang suka pamer dan tidak bersyukur, ini bakal berdampak buruk pada psikologi Anda, termasuk Anda bakal semakin sulit untuk bisa menghilangkan sifat iri hati dalam jiwa Anda.

8. Perbaiki Mindset

Salah satu cara memperbaiki mindset yaitu fokuslah pada hal positif dari diri Anda. Anda bisa meredam perasaan iri dengan fokus pada hal-hal positif yang Anda punya.

Sehingga selalu sadari bahwa setiap orang itu unik, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Fokuskan pikiran Anda pada hal-hal yang berguna seperti bakat dan kelebihan Anda, hindari suka meratapi nasib.

Hal lainnya untuk memperbaiki mindset yaitu harga diri Anda sendiri, munculkan perasaan bangga pada setiap usaha yang telah dilakukan. Dengan menghargai diri sendiri, ini membantu untuk meredam sifat iri hati.

9. Sadari Anda Tak Mengetahui Semuanya

Saat Anda merasa iri hati karena melihat kesuksesan orang lain, maka ketahui bahwa kesuksesan orang lain tersebut karena perjuangan yang penuh kelelahan dan air mata.

Berpikir seperti ini membantu Anda untuk memandang kesuksesan orang lain dengan lebih positif. Selalu ada kepedihan dan perjuangan di setiap kesuksesan.

Secara umum tidak ada yang sempurna di kehidupan karena seseorang yang memiliki kelebihan tentunya juga memiliki kekurangan. Jadi, jangan lagi merasa iri pada orang lain.

10. Fokus Menggali Bakat

Cara mengalihkan perasaan iri hati yaitu dengan fokus menggali bakat diri sendiri. Dimana setiap orang pasti memiliki bakat, sehingga cari dan galilah bakat Anda lalu fokus kembangkan. Ini menjadikan Anda tidak sempat dan tidak punya waktu untuk merasa iri hati.

11. Terima Hidup Apa Adanya

Yang perlu Anda lakukan dalam kehidupan ini yaitu mengubah hal-hal yang bisa diusahakan, serta menerima apa adanya tentang hal-hal yang tak bisa diubah, sehingga Anda bisa lebih menikmati hidup dan terhindar dari perasaan suka iri pada orang lain.

Hidup di dunia tidaklah lama, jadi nikmati dan terima hidup apa adanya, lalu jangan menghabiskan energi untuk sekedar iri pada orang lain.

12. Stop Suka Mengeluh

Berkaitan dengan poin no.11, dengan menerima hidup apa adanya maka Anda tidak lagi suka mengeluh. Orang yang suka mengeluh biasanya gampang untuk memiliki sifat iri hati.

Banyak mengeluh menyebabkan Anda cenderung memandang diri sendiri secara negatif. Dimana jika Anda merasa tidak puas dengan kondisi saat ini, perasaan seperti ini akan memicu Anda merasa iri pada orang lain.

13. Bantu Orang Secara Sukarela

Mungkin Anda berpikir bahwa tidak ada manfaat dari kegiatan membantu pihak yang membutuhkan secara sukarela. Tapi pada nyatanya membantu secara sukarela memberikan manfaat besar, seperti memunculkan perasaan puas, lega dan bahagia, termasuk dapat membantu mengatasi sifat iri hati.

Anda akan merasakan bahagia dan perasaan lega setelah menolong pihak yang membutuhkan seperti orang yang sedang kesusahan, orang yang terkena musibah, korban bencana alam dll.

Anda juga akan menyadari bahwa begitu kayanya Anda sebetulnya, dan menyadari begitu besar energi positif yang bisa Anda berikan untuk dunia.

14. Lihat Secara Menyeluruh

Orang lain biasanya berusaha untuk memperlihatkan hal-hal bagus dari dirinya, sehingga jangan gampang iri hati pada orang lain, karena kita tidak tahu kondisi dia secara menyeluruh.

Dimana bisa saja Anda iri pada orang lain, tapi ternyata kondisi Anda lebih baik darinya. Orang-orang hanya ingin memperlihatkan sisi terbaiknya, sehingga jangan langsung ambil kesimpulan bahwa kondisi orang lain lebih baik dari kondisi Anda.

Penutup: Hilangkan kebiasaan suka membandingkan diri dengan orang lain, fokuslah memperbaiki diri, dan jadilah diri sendiri. Jika muncul perasaan iri, gunakan itu sebagai motivasi untuk memperbaiki diri, bukan malah berkutat di perasaan negatif.




Baca Juga:

Tidak ada komentar: