Cara Mengembangkan Bakat Anak Sejak Dini


Untuk mengetahui bakat anak maka orang tua bisa melihat dari apa yang disukai anak (hobi anak), atau pada bidang apa yang anak cenderung padanya.

Hal yang harus dilakukan orang tua adalah mengetahui dan mengenali bakat anak, kalau bisa sejak dini sehingga bakat anak bisa terasah secara optimal.

Bakat Anak
Photo: https://pxhere.com/en/photo/621562

Beberapa hal yang mempengaruhi perkembangan bakat anak yaitu:
  • Seberapa besar motivasi yang diberikan pada anak untuk mengembangkan bakatnya.
  • Kondisi lingkungan tempat anak berada (seperti sekolah, keluarga, tempat bermain, dll).
  • Faktor genetik dan fungsi otak yang lebih dominan pada anak.
  • Faktor kepribadian, dimana setiap anak punya kepribadian yang berbeda-beda sehingga menjadikan anak pribadi yang unik.
  • Kondisi emosi anak, dan besarnya tingkat optimis pada jiwa anak.

Berikan Anak Fasilitas yang Dibutuhkannya

Agar bakat anak berkembang dengan baik maka orang tua perlu menyediakan fasilitas untuk menunjang bakat anak. Tidak perlu fasilitas yang mewah, yang penting fasilitas tersebut sesuai dengan apa yang dibutuhkan anak.

Jika anak dari kecil terlihat suka menggambar, maka berikan dia kertas kosong untuk main corat-coret.

Jika anak suka bermain sepak bola, maka pastikan anak mendapatkan bola dan lahan untuknya bermain.

Lalu orang tua bisa membawa anak berkunjung ke tempat-tempat yang sesuai dengan minat/bakat anak.

Sebagai contoh, jika anak suka dengan cerita, sejarah dan semacamnya, maka orang tua tampaknya harus mengenalkan anak dengan perpustakaan dan museum.

Apabila anak hobi olahraga, maka orang tua disarankan untuk membawa anak pergi ke gedung atau fasilitas olahraga.

Jika anak suka dengan tanaman atau menanam tumbuhan, maka orang tua bisa mengajak anak ke tempat pertanian ataupun tempat-tempat yang barkaitan dengan ilmu pertanian/tumbuhan.

Berikan Anak Respon

Anak-anak umumnya suka mencari perhatian. Sehingga Anda bisa membuat anak-anak lebih bersemangat dengan cara memberikan respon dan pujian pada anak.

Anak-anak akan sangat senang jika memperoleh tanggapan dan pujian dari orang dewasa (khususnya orang tuanya).

Jika anak bertanya tentang hal-hal mengenai hobinya maka jawab dengan serius. Saat anak bercerita tentang kegiatan/hobinya maka dengarkan dengan baik.

Motivasi Anak

Jangan sampai semangat anak menurun dalam mengembangkan bakatnya, disinilah pentingnya peran orang tua untuk selalu berada disisi anak dan memberikan semangat.

Salah satu cara ampuh memotivasi anak yaitu dengan mengiming-imingi hadiah spesial pada anak.

Selain itu tanamkan sifat-sifat positif pada anak seperti sifat pantang menyerah, tekun, disiplin, dan semacamnya.

Hal Lainnya

Agar orang tua dapat lebih mudah untuk mengetahui bakat anak, maka ikutkan anak pada kegiatan ekstrakulikuler atau jenis-jenis kegiatan semacamnya.

Tawarkan suatu kegiatan pada anak, jika anak menolak maka dengarkan baik-baik apa alasannya. Sehingga orang tua bisa mengatasi persoalan yang ada.

Jika anak merasa takut untuk mencoba hal-hal baru, maka disinilah peran penting orang tua sebagai “motivator” bagi anaknya.

Sejak dini, orang tua hendaknya mengajak anak (bukan memaksa) untuk melakukan hal-hal baru. Hal ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak.

Berikan kebebasan pada anak untuk memilih, terlalu memaksa adalah hal yang kurang bijak karena membuat anak merasa tertekan. Berikan keleluasaan anak untuk memilih yang disukainya.

Jika anak bermalas-malasan maka katakan pada anak bahwa itu pilihannya sendiri. Hal ini untuk mendorong anak bertanggung jawab terhadap pilihannya sendiri.

Selain itu, orang tua perlu memberikan kesempatan pada anak untuk mandiri dan melakukan sesuatu sendiri (tentunya sesuatu yang sesuai kemampuannya).

loading...

Tulisan Terkait: