Inilah Berbagai Efek Buruk Diet Cepat & Ekstrem


Tidak sedikit orang yang memulai program diet dengan melakukan usaha terlalu keras, yaitu melakukan perubahan pola makan secara ekstrem. Ini merupakan sebuah kekeliruan.

Diet Ekstrem
Ilustrasi Diet Ekstrem | Photo credit: Gettyimages.com/CharlieAJA

Orang yang melakukan diet ekstrem akan menghindari segala jenis makanan. Walaupun memang, dalam diet itu seseorang tidak boleh mengonsumsi makanan yang kurang sehat, seperti:
  • Gorengan dan makanan yang digoreng.
  • Makanan mengandung banyak lemak tidak sehat.
  • Makanan bersantan.
  • Junk food dan semacamnya.

Namun dalam diet itu, bukan berarti seseorang mengurangi porsi makanan secara ekstrem.

Hal pertama-tama yang perlu dilakukan adalah mengubah asupan makanan yang sebelumnya kurang sehat (tinggi kalori namun rendah gizi), menjadi makanan yang sehat dan tinggi gizi.

Kemudian, barulah membatasi porsi makanan agar tidak berlebihan. Ingat!! jangan memaksakan diri dengan porsi makanan yang terlalu sedikit.

Ciri-ciri diet yang tidak sehat:
  • Jika diet yang Anda lakukan malah membuat tubuh menjadi selalu lesu, tidak bertenaga dan mudah lelah.
  • Diet yang dilakukan membuat suasana hati menjadi tidak stabil. Adapun diet yang sehat membuat suasana hati semakin baik.
  • Berat badan turun dalam waktu sangat cepat.

Mengapa diet berlebihan menyebabkan suasana hati tidak stabil? Hal ini karena jika seseorang makan terlalu sedikit menyebabkan kadar gula dalam darah turun drastis. Saat lapar itulah maka tubuh akan stres lalu mengeluarkan hormon adrenalin dan pemicu stres, yang menyebabkan seseorang menjadi mudah emosi.

Mengapa jika berat badan turun sangat cepat menandakan diet tidak sehat? Pada dasarnya diet harus dilakukan secara berkala, yang penting selalu berkesinambungan (jangan putus di tengah jalan). Diet yang sehat umumnya dapat menurunkan berat badan sekitar 3 kg per bulan.

Oleh karena itu jangan merasa PD jika Anda dapat menurunkan 10 kg dalam sebulan. Itu adalah diet yang tidak sehat, biasanya menimbulkan dampak berupa tubuh sering tidak fit, muncul berbagai gangguan kesehatan, dan setelah itu berat badan akan cenderung lebih mudah naik lagi.

Berikut berbagai dampak buruk dari diet cepat yang ekstrem:

Tubuh Kekurangan Nutrisi

Ini sudah pasti, memaksakan diri untuk konsumsi makanan terlalu sedikit menyebabkan tubuh kekurangan gizi. Pada dasarnya tubuh membutuhkan keseimbangan asupan karbohidrat, protein, vitamin, mineral dan lemak.

Jika seorang pelaku diet mengambil pilihan untuk tidak mengonsumsi karbohidrat dan lemak, maka tubuh akan kekurangan asupan tersebut, dan dampaknya tubuh akan mudah terserang penyakit.


Rusaknya Jaringan Otot

Diet ekstrem menyebabkan tubuh akan kekurangan asupan lemak sehingga tubuh tentunya tidak bisa membakar lemak.

Akibatnya tubuh akan membakar bagian otot-otot sehingga menimbulkan kerusakan pada jaringan otot.

Pekerjaan Menjadi Terganggu

Diet ekstrem menyebabkan tubuh menjadi lesu dan tidak memiliki tenaga, dampaknya aktivitas dan pekerjaan harian menjadi terbengkalai. Menurunnya performa kerja adalah hal yang sangat serius.

Sehingga, selain berdampak buruk pada kesehatan, diet ekstrem menyebabkan pekerjaan di kantor atau pabrik menjadi tidak terselesaikan dengan baik.

Penuaan Dini

Diet ekstrem menyebabkan tubuh kekurangan asupan nutrisi. Hal ini berdampak pada penampilan kulit yang menjadi tidak sehat, telihat kusam, hingga memicu penuaan dini.

Akibat tubuh kekurangan asupan “wajib” menyebabkan sel-sel kulit baru sulit untuk tumbuh.

Dampak Psikologis yang Buruk

Diet yang salah juga menyebabkan masalah pada kesehatan mental. Tidak jarang pelaku diet ekstrem mengalami anorexia. Anorexia merupakan gangguan mental dimana penderitanya kehilangan selera makan yang parah, serta dalam hidupnya selalu dibayang-bayangi ketakukan pada kenaikan berat badan.

Depresi bisa timbul dari keinginan menurunkan berat badan dengan sangat cepat dan tidak realistis. Dimana pikiran menjadi tidak tenang, dan jiwa selalu merasa tidak puas dengan pencapaiannya.

Akibatnya dirinya melakukan diet dalam masa terlalu lama, selama itu pula dirinya merasakan stres, depresi atau pikiran yang tidak tenang.

Timbangan Berat Badan
Timbangan Berat Badan | Photo credit: Pixabay.com

Tips Bagi Anda yang Sedang Diet

Walaupun Anda sedang diet, jangan pernah melewatkan jam makan utama. Anda tetap harus memiliki pola makan teratur, yaitu makan pagi, siang dan malam. Point utama yang harus selalu diingat adalah JANGAN MAKAN BERLEBIHAN.

Saat sarapan, konsumsi makanan yang mengandung tinggi serat dan protein, hal ini agar Anda bisa merasa kenyang lebih lama. Sehingga mencegah terlalu banyak makan.

Jika ingin mengonsumsi cemilan atau makanan ringan, maka konsumsilah potongan-potongan buah yang sehat. Hindari menyantap makanan ringan yang tinggi kalori dan rendah gizi.

Hal yang sangat penting, pastikan Anda aktif bergerak dan minum air putih yang cukup.

Utamakan air putih ketimbang produk minuman seperti minuman bersoda atau semacamnya.

loading...

Tulisan Terkait: