Apakah Tidur 6 Jam itu Cukup? Ini Kata Ahli

Tidur

Tidur berfungsi untuk memulihkan fisik dan mental, menjaga keseimbangan hormon di dalam tubuh, meregenerasi sel-sel tubuh, meningkatkan daya pikir dan kreativitas, mengoptimalkan daya ingat, mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh dan lainnya.

Dengan demikian, sangat penting untuk memastikan tidur yang cukup karena mempengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan.

Apakah Cukup Tidur 6 Jam dalam Sehari?


Tidur selama 6 jam umumnya tidak cukup dan tidak direkomendasikan pada kebanyakan orang, sebab kebanyakan orang masih merasa kelelahan dan tidak fit saat hanya tidur 6 jam. Walaupun ada orang-orang yang merasa baik-baik saja dengan tidur selama 6 jam, tapi umumnya orang masih merasa lelah (secara fisik dan mental) saat hanya mendapatkan waktu tidur 6 jam.

Umumnya ahli kesehatan menyarankan untuk mendapatkan durasi tidur malam sekitar 8 jam, sehingga jika kamu hanya tidur selama 6 jam berisiko mengalami beberapa masalah seperti susah konsentrasi, daya ingat menurun, suasana hati buruk, hingga melemahnya sistem imun tubuh.

Kebutuhan tidur setiap orang memang bervariasi, tapi patokan dari para ahli yaitu hendaknya memperoleh durasi tidur selama 8 jam dalam sehari.

Beberapa orang mungkin merasa segar dan bugar setelah tidur hanya 6 jam, jika kamu memang termasuk salah satunya maka boleh-boleh saja tidur 6 jam.

Jika tidur 6 jam, pastikan harus nyenyak dan berkualitas. Untuk kualitas tidur yang lebih baik, hendaknya matikan lampu saat tidur sehingga kamu tidur dalam keadaan gelap gulita.

Adapun jika kamu tidur hanya 6 jam lalu masih merasa kelelahan, tubuh terasa berat, kesulitan berpikir dan konsentrasi, hingga merasa tidak fit, maka jangan memaksakan diri untuk tidur hanya 6 jam, kamu butuh durasi tidur lebih lama.

Jadi apabila durasi tidur terasa kurang, kamu perlu menyesuaikan durasi tidur secara bertahap hingga memperoleh durasi yang cocok atau sesuai.

Pentingnya Tidur yang Berkualitas

Tidur malam yang cukup membantu kamu untuk memperoleh tidur berkualitas. Dengan tidur berkualitas, tubuh mengalami proses pemulihan dan regenerasi secara optimal.

Dengan tidur berkualitas, bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi kognitif seperti kemampuan daya ingat, daya pikir, konsentrasi, pengambilan keputusan dan kreativitas.

Tidur berkualitas juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mental, sehingga membantu kamu untuk lebih terhindar dari masalah stres, depresi dan kecemasan.

Jika kamu kurang tidur, kamu berisiko mengalami beberapa masalah seperti pelemahan daya ingat, susah konsentrasi, susah berpikir kreatif, depresi, mudah stres dan bad mood.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk memperoleh tidur berkualitas:
  • Atasi segala hal yang berpotensi menjadi gangguan eksternal seperti suara bising, cahaya terang, suhu tidak nyaman, debu di kasur dll.
  • Usahakan mematikan lampu saat tidur, kamu akan mendapatkan manfaat besar jika tidur dalam keadaan gelap gulita.
  • Usahakan tidur dan bangun di jam yang sama dalam setiap harinya, ini akan membentuk pola tidur yang teratur dan sehat.
  • Perhatikan kualitas kasur, bantal dan guling.
  • Hindari paparan cahaya biru dari layar gadget (seperti smartphone, tablet dll) beberapa saat sebelum tidur. Jadi, usahakan tidak bermain smartphone mendekati waktu tidur malam.
  • Hindari konsumsi banyak makanan mendekati waktu tidur.
  • Hindari konsumsi asupan kafein di malam hari. Contoh asupan kafein yaitu kopi, teh, minuman bersoda, minuman berenergi (seperti red bull dll) dan cokelat.

Penutup

Tidur malam yang cukup diperlukan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental, ahli kesehatan mengungkapkan tidur kurang dari tujuh jam bisa menimbulkan efek negatif pada kondisi fisik dan mental.

Tidur menjadi kebutuhan vital bagi kualitas dan kebahagiaan hidup kamu, sehingga jangan remehkan perkara tidur ini.

Sayangnya dengan perkembangan teknologi di zaman modern ini, manusia menjadi terlalu sibuk dengan urusan-urusan atau aktivitas sehingga melupakan besarnya manfaat tidur malam yang mencukupi.




Baca Juga:

No comments: