12 Bahaya Begadang Bagi Remaja yang Wajib Diwaspadai

Remaja Begadang

Dampak begadang bagi remaja tidak boleh diremehkan, sebab remaja yang sering begadang berisiko tinggi mempunyai pola tidur yang tidak teratur.

Sayangnya begadang sudah menjadi tren di kalangan remaja, bahkan sebagian remaja begadang hanya untuk menonton film, bermain media sosial, bermain game online dan semacamnya.

Sangat disayangkan jika begadang hanya untuk tujuan yang tidak substansial, padahal terdapat bahaya begadang bagi remaja yang perlu diwaspadai, apalagi jika setiap malam selalu begadang maupun tidur larut malam.

Dampak Begadang Bagi Remaja


1. Mudah Stres

Remaja yang punya kebiasaan begadang diketahui rentan mengalami gangguan mood, depresi dan kecemasan. Kurangnya tidur malam mengganggu keseimbangan kimia otak, yang bisa memperburuk kondisi mental.

Kurang tidur malam berdampak pada terganggunya keseimbangan neurotransmiter di otak (seperti serotonin dan dopamin) yang mempengaruhi suasana hati dan perasaan emosional.

Bahaya begadang bagi remaja bisa berefek serius pada kesehatan mentalnya, sehingga remaja butuh tidur malam yang cukup untuk mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan.

Remaja yang kekurangan tidur malam rentan mengalami gangguan emosional dan cenderung menjalani kehidupan dengan motivasi rendah. Selain itu, rentan terkena gangguan suasana hati, stres dan depresi.

2. Kecanduan Gadget

Remaja biasanya begadang untuk bermain gadget atau smartphone, entah itu sekedar scroll media sosial ataupun push-rank game online di gadgetnya.

Kebiasaan begadang untuk bermain gadget menyebabkan remaja memiliki waktu tak terbatas dengan gadget, ini menyebabkan remaja berisiko tinggi kecanduan gadget.

Jika remaja sudah kecanduan gadget, dia bakal suka begadang untuk bermain game, menggunakan media sosial, nonton youtube dan aktivitas online lainnya.

Ini seperti lingkaran setan, begadang memicu kecanduan gadget, lalu masalah kecanduan gadget mendorong seorang remaja untuk begadang.

Terdapat keterkaitan yang kuat antara begadang dan kecanduan gadget pada remaja. Ini tidak baik, apalagi paparan cahaya biru yang dipancarkan layar gadget dapat menghambat produksi hormon melatonin (hormon tidur).

3. Gampang Marah

Dampak begadang bagi remaja yaitu memicu karakter emosional atau mudah marah. Dimana kebiasaan begadang menyebabkan remaja kekurangan tidur malam, remaja yang kurang tidur malam cenderung punya suasana hati buruk, mudah gelisah dan tempramental.

Begadang menyebabkan remaja mengalami kelelahan mental, serta otak lebih rentan terhadap stres. Tidur malam menjadi momen penting bagi otak untuk memperbaiki kerusakan sel dan mengatur keseimbangan kimia yang nantinya berpengaruh pada emosi dan suasana hati.

Kurang tidur akan memengaruhi keseimbangan hormon seperti kortisol (hormon stres) dan serotonin (hormon suasana hati), yang berefek pada memburuknya suasana hati sehingga membuat remaja cenderung meluapkan emosi negatif.

4. Susah Konsentrasi 

Begadang bisa menyebabkan kelelahan ekstrem secara fisik dan mental pada remaja, yang nantinya melemahkan energi dan daya tahan. Saat kondisi demikian, sulit bagi remaja untuk mempertahankan konsentrasi pada tugas-tugas yang butuh fokus intens.

Saat kurang tidur malam, otak tak punya waktu yang cukup untuk proses pemulihan dan regenerasi sel, hal ini bisa menyebabkan penurunan kemampuan konsentrasi.

Jadi, kebiasaan begadang menyebabkan melemahnya kemampuan konsentrasi remaja karena kelelahan ekstrem, kurangnya energi dan penurunan fungsi kognitif.

5. Penurunan Prestasi Akademis

Begadang menyebabkan terganggunya pola tidur alami, dampaknya membuat remaja mengantuk dan kurang semangat di pagi hari, serta mengalami penurunan kinerja kognitif saat. Hal ini berdampak buruk pada prestasi akademis di sekolah.

Remaja yang sering begadang rentan untuk mengalami kesulitan konsentrasi dan fokus saat belajar di sekolah.

6. Gangguan Pertumbuhan

Dampak buruk remaja sering begadang yaitu mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Tidur malam yang cukup diperlukan untuk regulasi hormon pertumbuhan pada remaja.

Saat remaja tidur malam, tubuhnya memproduksi hormon pertumbuhan yang begitu penting untuk banyak hal, seperti untuk pertumbuhan tulang, otot dan banyak lainnya.

Sering begadang menyebabkan terganggunya produksi hormon pertumbuhan tersebut, yang akibatnya akan berdampak buruk pada proses pertumbuhan dan perkembangan remaja.

Kurang tidur juga berdampak buruk pada perkembangan fungsi kognitif, sehingga melemahkan kemampuan remaja dalam mengingat, belajar dan memecahkan masalah. Gangguan ini menghambat perkembangan intelektual seorang remaja.

7. Sistem Imun Melemah

Bahaya begadang bagi remaja yaitu melemahnya sistem kekebalan tubuh, dimana tidur malam diperlukan untuk membangun sistem imun tubuh secara optimal.

Tidur malam akan mengoptimalkan produksi sitokin, yaitu protein yang memodulasi respons imun. Kebiasaan begadang akan membuat produksi sitokin tak optimal, yang dampaknya akan melemahkan imun tubuh.

Selain itu, kurang tidur malam telah terbukti mengurangi jumlah sel darah putih dalam tubuh, dimana sel darah putih sangat diperlukan dalam melawan infeksi.

Begadang juga mempengaruhi sistem saraf yang mengatur sistem kekebalan tubuh. Gangguan pada sistem saraf mengakibatkan disfungsi sistem kekebalan tubuh, yang dampaknya tubuh rentan terhadap serangan virus dan bakteri.

8. Penyalahgunaan Zat Terlarang

Remaja yang sering begadang lebih rentan untuk terjatuh ke perilaku penyalahgunaan zat terlarang, apalagi jika si remaja memiliki lingkungan pergaulan yang buruk.

Dimana remaja yang sering begadang lebih rentan untuk terlibat dalam lingkungan pergaulan yang mendorong penggunaan narkoba.

Kurang tidur juga membuat remaja lebih impulsif, sehingga mereka lebih rentan terhadap percobaan menggunakan narkoba.

9. Gangguan Siklus Tidur

Kebiasaan begadang  akan mengganggu pola tidur alami tubuh, yang berakibat pada siklus tidur yang berantakan. Hal ini bisa mengakibatkan remaja kesulitan untuk tidur atau justru sering terbangun di malam hari. Hal ini menyebabkan remaja tidak memperoleh tidur yang berkualitas.

10. Masalah Kehidupan Sosial

Kebiasaan begadang ternyata bisa berdampak negatif terhadap kehidupan sosial remaja, yang nantinya menyebabkan remaja kesulitan dalam kehidupan sosial.

Kurangnya tidur bisa berdampak buruk pada kemampuan remaja untuk berinteraksi dengan lingkungan sosialnya, dimana remaja yang sering begadang biasanya lebih rentan terhadap konflik, cap negatif lingkungan, bahkan isolasi sosial.

11. Pola Makan Buruk

Remaja yang sering begadang umumnya lebih rentan memiliki pola makan yang buruk, seperti mengkonsumsi junk food, makanan cepat saji dll. Dimana saat malam hari biasanya lebih sulit untuk mengatur asupan makanan.

Selain itu, kebiasaan begadang mungkin meningkatkan risiko ketergantungan pada kafein pada remaja.

12. Risiko Obesitas

Kurang tidur telah dikaitkan dengan peningkatan nafsu makan, terutama pada makanan yang tidak sehat seperti junk food dan fast food, sehingga remaja yang sering begadang lebih berisiko terhadap obesitas.




Baca Juga:

No comments: