Apakah Boleh Keramas Setelah Begadang? Mitos dan Faktanya

Begadang

Pada sebagian profesi, begadang menjadi sesuatu yang tak bisa dihindari. Bahkan begadang menjadi sesuatu yang umum bagi orang-orang di zaman modern saat ini.

Ada banyak penyebab orang-orang begadang seperti karena tuntutan pekerjaan, tugas kuliah maupun sekedar faktor hiburan (contoh: begadang nonton bola). Hal ini menjadikan begadang sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern.

Apakah Boleh Keramas Setelah Begadang?


Keramas menjadi hal wajib dalam upaya perawatan rambut. Namun, tugas yang padat menyebabkan banyak orang begadang sehingga memiliki pola tidur tidak teratur

Dalam kondisi seperti ini, muncul pertanyaan tentang keramas setelah begadang semalaman. Pertanyaan ini muncul karena adanya kekhawatiran yang beredar di masyarakat, seperti khawatir bahwa keramas setelah begadang bisa menyebabkan rambut mudah rontok, rapuh, iritasi kulit kepala dan beberapa lainnya.

Tapi penting diketahui bahwa segala kekhawatiran tersebut nyatanya tidak didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat, dimana belum ada bukti ilmiah yang menyatakan bahwa keramas setelah begadang memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap kesehatan rambut.

Jadi, Apakah boleh keramas setelah begadang? Jawabannya boleh-boleh saja, sebab belum ada penelitian ilmiah yang menyatakan tentang bahaya keramas setelah begadang. Jauh lebih penting untuk memastikan kamu memilih produk perawatan rambut yang tepat, berkualitas dan cocok dengan kamu.

Dengan demikian, jika kamu memang benar-benar ingin merasa segar setelah begadang, tidak masalah untuk melakukan keramas.

Hanya saja jika kamu benar-benar merasa sangat mengantuk (contoh: mata terasa berat untuk dibuka) dan merasa kelelahan setelah begadang, maka lebih baik segera tidur (setelah begadang) ketimbang melakukan keramas.

Untuk kehati-hatian, keramas setelah begadang hendaknya hanya dilakukan jika kamu sedang benar-benar ingin merasa segar, sehingga jangan dijadikan kebiasaan yang kontinyu. Demikian juga, begadang setiap hari hendaknya dihindari.

Sebagian orang mengklaim dampak buruk keramas setelah begadang bisa menyebabkan rambut mudah rontok, ketombe, kulit kepala kering, rambut rapuh dan kerusakan keseimbangan minyak alami rambut.

Semua klaim tersebut membutuhkan bukti ilmiah, hanya saja belum ditemukan bukti ilmiah bahwa keramas setelah begadang menyebabkan hal-hal tersebut secara langsung.

Adapun mengenai rusaknya keseimbangan minyak alami rambut, ini bisa terjadi jika kamu terlalu sering keramas. Keramas memang bagus, namun jangan terlalu sering.

Penutup

Tidak ada penelitian ilmiah yang menyebutkan keramas setelah begadang menyebabkan dampak buruk signifikan pada rambut.

Justru yang ada adalah begadang itu sendiri yang punya dampak negatif terhadap rambut. Berikut dampak buruk begadang terhadap kesehatan rambut:
  • Kurang tidur malam bisa mengakibatkan stres, dimana sering stres akan berdampak buruk pada rambut. Kondisi stres bisa memicu alopecia atau penipisan rambut.
  • Terganggunya dan tidak beraturnya siklus tidur menyebabkan rusaknya keseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon yang tidak seimbang bisa mempengaruhi pertumbuhan rambut.
  • Kurangnya waktu tidur dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala dan rambut secara umum.

Dengan demikian, mengingat pentingnya tidur malam yang cukup bagi kesehatan dan perawatan rambut, dapat diasumsikan bahwa kebiasaan begadang berdampak buruk terhadap kesehatan rambut.

Catatan Penting: Hindari melakukan keramas saat sedang sakit (termasuk saat sedang tidak enak badan, tubuh merasa panas, demam dsb) karena pastinya kamu akan mengguyur badan saat melakukan keramas.

Mengguyur badan saat kurang sehat adalah hal yang sangat tidak disarankan, sebab dikhawatirkan semakin memperburuk kondisi tubuh.




Baca Juga:

No comments: