Media Elektronik: Pengertian, Jenis dan Contoh

Media Elektronik
Photo credit: stock.adobe.com

Pengertian Media Elektronik


Apa yang dimaksud media elektronik? Media elektronik adalah media yang berisi informasi untuk masyarakat luas, yang agar bisa mengaksesnya memerlukan alat elektronik. Hal ini berbeda dengan media cetak yang tidak membutuhkan alat elektronik untuk bisa mendapatkan informasi di dalamnya.

Sumber media elektronik yaitu konten video, audio, presentasi multimedia, hingga konten di internet.

Adapun media cetak lebih awal muncul sehingga disebut sebagai media 'zaman old' yang dimana ciri-ciri utamanya yaitu berbentuk fisik kertas serta membutuhkan cairan tinta dan mesin cetak untuk memproduksinya. Alhasil proses produksi media cetak membutuhkan lebih banyak biaya, waktu dan tenaga.

Jenis media cetak yaitu koran, tabloid, majalah dan lainnya. Hanya saja yang paling populer yaitu koran yang umumnya dibeli setiap hari, disusul oleh oleh tabloid yang umumnya dibeli setiap minggu (atau beberapa kali dalam seminggu).

Setelah berjalan beberapa waktu, muncul media elektronik yang menjadi sebuah kemajuan bagi 'dunia media massa' dimana dapat menyebarluaskan informasi dengan lebih mudah, murah dan cepat. Beberapa bentuknya yaitu TV, radio hingga gadget yang memiliki fitur koneksi internet.

Beberapa perangkat tersebut dapat digunakan untuk mengakses informasi dalam bentuk tulisan, video, audio dan bentuk konten lainnya.

Jenis Media Elektronik


1. Televisi

Televisi merupakan alat media elektronik yang begitu populer semenjak tahun 1980-an. Dimana pada 1980, 1990 hingga 2000-an kepopuleran TV begitu digdaya.

Kemudian sekitar tahun 2020, tingkat kepopuleran TV mulai menurun karena orang-orang begitu banyak yang beralih ke gadget yang memiliki fitur internet.


2. Radio

Radio sebenarnya sejaman dengan televisi, sejak 1980-an radio juga sudah sangat populer. Hanya saja radio tidak menampilkan gambar / video, dimana cuma berbentuk suara saja.

3. Internet

Internet menjadi media elektronik yang semakin populer, yang menenggelamkan kepopuleran TV dan radio yang berdigdaya selama beberapa dekade.

Hadirnya internet sudah menggeser cara untuk memperoleh informasi, dimana pengguna hanya dalam beberapa detik bisa memperoleh berbagai informasi yang diinginkan, bahkan informasi di internet bersifat tidak terbatas.

Media elektronik pada dasarnya tidak mengubah cara kerja dan fungsi media massa, yang berbeda hanyalah bentuk pengiriman informasi yang digitalisasi.

Sehingga berbeda dengan media cetak yang memiliki fisik, dimana untuk pengirimannya dari pabrik percetakan menuju agen hingga akhirnya sampai ke tangan pembaca maka dibutuhkan biaya bensin.

Adapun media elektronik tidak memiliki fisik dan pengiriman informasi berjalan sangat cepat (instan), yang penting adalah miliki perangkat seperti TV, radio atau gadget.

Contoh media cetak yaitu koran, majalah, spanduk, papan reklame, poster, tabloid, pamflet, baliho dan lainnya.

Contoh media elektronik yaitu TV, radio, website, E-paper, platform audio (contohnya podcast dll), aplikasi marketplace, youtube dan beberapa produk medsos lainnya.


Perbedaan Media Cetak dan Elektronik


Berbicara mengenai komunikasi massa, terdapat 2 jenis media yang paling umum dikenal dalam proses pengiriman informasi kepada banyak orang yaitu media cetak (seperti koran dll) dan media elektronik (seperti TV, radio, internet).

Perbedaan media cetak dan elektronik yaitu:

1. Bentuk Media

Media cetak berbentuk fisik berupa lembaran kertas, adapun media elektronik berbentuk digital yang hanya bisa diakses menggunakan perangkat elektronik seperti TV, radio, smartphone, tablet, laptop dll.

2. Jangkauan

Jangkauan media elektronik jauh lebih luas dibandingkan media cetak. Jangkauan media elektronik sebenarnya tidak terbatas, adapun jangkauan media cetak sangat terbatas.

Pengiriman informasi di media elektronik bisa menjangkau antar negara bahkan benua dalam hitungan detik. Adapun jangkauan media cetak biasanya terbatas karena proses pengirimannya yang memakan banyak waktu.

3. Akses

Media cetak biasanya terbit sekali dalam sehari, atau bahkan ada yang sekali seminggu. Adapun media elektronik bisa diakses kapan saja dan penerbitan tulisan bisa kapan saja, bahkan bisa mencapai hitungan jam hingga menit.

Khususnya portal berita online yang memunculkan informasi baru hampir setiap menit. Demikian juga isi informasi yang keliru dapat diperbaiki secara cepat.

4. Pemirsa

Media cetak (seperti koran, tabloid dll) hanya berbentuk tulisan, sehingga hanya bisa dipahami oleh mereka yang bisa membaca. Adapun media elektronik, selain berbentuk tulisan juga ada yang berbentuk video dan suara sehingga bisa dipahami oleh mereka yang tidak bisa membaca.


5. Keterlibatan Konsumen

Pada media cetak, pengguna tidak bisa memberikan tanggapan secara langsung (seperti komentar dll). Adapun pada media elektronik seperti website di internet, pengguna biasanya bisa langsung memberikan tanggapan (komentar) atas sebuah informasi.

Kesimpulan: Mengenai perbedaan media cetak dan elektronik yaitu sangat tampak pada bentuknya, dimana media cetak punya bentuk fisik, adapun media elektronik berbentuk video, suara, animasi dan presentasi.

Perbedaan media cetak dan elektronik juga meliputi tipe konsumen, kemudahan akses, frekuensi pembaruan, cangkupan dan keterlibatan pengguna.

Keberadaan media elektronik menjadikan pebisnis tidak hanya mempromosikan produknya melalui koran, majalah dan papan reklame di jalan, tapi juga melalui iklan online sehingga dapat menjangkau lebih banyak orang.

Kelebihan Media Elektronik
  1. Proses pengiriman informasi begitu cepat, mudah dan instan. Media elektronik merupakan 'revolusi' dalam dunia informasi.
  2. Bentuk penyajian isi berita atau informasi yang lebih menarik.
  3. Lebih dapat mempengaruhi masyarakat ketimbang media cetak.
  4. Menjadikan orang-orang dengan sangat gampang bisa memperoleh informasi dari setiap bagian dunia. Keberadaan media elektronik membuat orang-orang di setiap negara menjadi lebih dekat, lebih mengenal dan lebih memahami satu sama lain.
  5. Memudahkan tindakan pertukaran ide antar masyarakat dunia, khususnya di internet yang begitu berlimpah akan lautan informasi.
  6. Sangat hemat biaya, karena tidak ada lagi biaya bensin (bahan bakar) dalam proses pengiriman informasi.
  7. Mendukung kampanye go-green karena media elektronik tidak menggunakan bahan kertas.
  8. Keberadaan media elektronik menjadikan semakin banyak orang yang bisa menghargai budaya negara lain, dan lebih peka terhadap isu global.
  9. Media elektronik seperti smartphone sangat gampang dibawa, sehingga menjadikan Anda bisa mencari dan memperoleh informasi dimanapun dan kapanpun.

Kekurangan Media Elektronik
  1. Biaya awal yang mahal untuk membeli perangkat elektronik, entah itu TV, smartphone, tablet, laptop dan lainnya.
  2. Keberadaan media elektronik ternyata meningkatkan kasus penyebaran hoax secara drastis.
  3. Terkadang orang yang bekerja untuk memproduksi informasi di media elektronik melakukan kesalahan, yang tidak jarang bisa sampai menyebabkan hancurnya reputasi seseorang yang tak berdosa.
  4. Teknologi media elektronik masih dominan dikuasai negara-negara maju, yang menyebabkan negara-negara berkembang begitu bergantung pada negara maju.
  5. Media elektronik seringkali memuat berita yang tak perlu, yang bisa sampai memicu terjadinya kontroversi dan perselisihan di masyarakat.
  6. Media elektronik tentu saja sangat cepat dan instan. Hanya saja berbicara mengenai internet, kualitas dan kedalaman isi informasi tampaknya kurang. Anda bisa mencermati perbedaan kualitas informasi dan berita yang ada di koran, dengan yang ada di website online.




Baca Juga:

Tidak ada komentar: