Ayah, Ini 14 Manfaat Membaca Buku Bersama Si Kecil

Beberapa penelitian menunjukan bahwa aktivitas membaca buku secara konsisten dapat meningkatkan kebahagiaan, hidup yang lebih terarah, fokus yang lebih baik dan umur yang lebih panjang. Bahkan penelitian terbaru menemukan bahwa membaca buku dapat membantu pria menjadi ayah yang lebih baik.

Sehingga sangat disarankan para ayah untuk meluangkan waktu membacakan buku kepada anak (khususnya pada anak usia pra-sekolah), atau juga mengajak aktivitas membaca buku bersama anak. Aktivitas ini sangat bagus untuk meningkatkan bonding ayah dan anak, selain juga dapat meningkatkan kemampuan mengasuh anak saat melakukan aktivitas bersama.

Ayah dan Anak Membaca Buku
Photo credit: westend61.de|Steve Brookland

Dengan begitu, jangan terlalu sibuk bekerja misalnya terlalu banyak mengambil kerja lembur, seorang ayah harus memiliki waktu khusus untuk bersama anak, kalau bisa setiap hari atau minimal beberapa kali dalam seminggu. Jangan sampai seorang ayah jarang berinteraksi dengan anak karena akan berdampak buruk terhadap proses tumbuh-kembang anak. Berikut berbagai manfaat ayah meluangkan waktu untuk aktivitas membaca buku bersama anak:


1. Bonding Ayah dan Anak
Aktivitas bersama ini dapat menjalin kedekatan hubungan ayah dan anak. Biasanya anak lebih dekat kepada ibunya, padahal seharusnya anak dekat kepada ibu maupun ayahnya agar proses tumbuh-kembang anak optimal. Keberadaan ayah akan membentuk karakter anak, ayah menjadi panutan dan teladan. Bahkan seorang anak yang dekat dengan ayahnya diketahui cenderung lebih cerdas dan memiliki nilai akademis yang lebih baik.

2. Perkembangan Bahasa Anak yang Lebih Baik
Ternyata Ayah dapat membantu anak mengembangkan bahasa dengan lebih baik daripada ibu, sehingga perbanyak aktivitas membacakan buku untuk anak. Pada sebuah penelitian yang melibatkan sekitar 400 keluarga, peneliti menjelaskan bahwa saat Ayah membacakan buku untuk buah hatinya, anak-anak memiliki perkembangan bahasa yang lebih baik pada usia empat tahun. Peneliti menyimpulkan bahwa para Ayah punya kemampuan spesial dalam membacakan untuk anak.

Dengan begitu, aktivitas membacakan buku cerita tidak hanya dilakukan oleh para Ibu, seharusnya para ayah terlibat aktif dan meluangkan waktu untuk membacakan buku kepada anak.

3. Membentuk Perilaku Anak yang Lebih Baik
Penelitian menunjukan bahwa anak-anak yang sering dibacakan cerita oleh ayahnya memiliki perilaku yang lebih baik, disamping itu anak juga memiliki tingkat konsentrasi yang lebih baik. Peneliti menjelaskan bahwa kehadiran ayah memberikan perhatian dan dapat meningkatkan motivasi anak dalam membaca dan belajar di sekolah, khsusunya pada anak laki-laki.


4. Suara Ayah dapat Menenangkan Anak
Psikolog menjelaskan bahwa anak-anak sebenarnya senang mendengar suara ayahnya karena suara ayah lebih berat dan lebih menenangkan. Jadi walaupun seorang ayah kurang ekspresif, sebenarnya di balik itu anak tetap menantinya, hal itu karena ayah memberikan pengaruh yang besar terhadap diri anak. Seorang anak sebenarnya menanti momen untuk bisa dekat dengan ayahnya.

Dengan begitu saat membacakan cerita, ayah seharusnya mengeluarkan suara dengan sepenuh hati, tegas dan sungguh-sungguh, anak bakal menyukainya. Seorang jurnalis bernama Jim Trelease menceritakan tentang masa kecilnya yang sering dibacakan buku dan koran oleh ayahnya. Dia menjelaskan tentang pentingnya keseimbangan antara suara Ibu dan Ayah, dimana biasanya suara Ibu lebih dominan didengar anak. Dia mengatakan bahwa suara ibu biasanya lebih mudah untuk didengarkan anak, sementara suara ayah untuk menenangkannya. 

5. Memberikan kesan kepada anak bahwa membaca adalah aktivitas yang positif dan menyenangkan

6. Membacakan cerita atau buku membuat ayah bisa lebih mengenal karakter anak. Sangat penting bagi ayah untuk mampu mengenal karakter anak dengan baik sehingga ayah akan lebih mudah untuk dekat dengan anak, nantinya saat anak berusia remaja akan lebih terbuka pada ayahnya.

7. Mempererat ikatan emosional antara anak dan ayah. Kedekatan emosional (batin) antara ayah dan anak akan membentuk perilaku positif anak dan menumbuhkan rasa percaya dirinya.


8. Jika Ibu yang membacakan buku biasanya ibu hanya sekedar membahas isi dari buku yang dibaca, adapun ayah biasanya suka membuat pertanyaan-pertanyaan yang lebih menantang untuk anak mengenai cerita atau isi buku, hal ini dapat merangsang imajinasi dan mengembangkan kreativitas anak.

9. Anak-anak yang sering melakukan aktivitas membaca bersama ayah memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik dan lebih mampu mengontrol diri.

10. Anak (khsusunya anak laki-laki) akan menjadikan sosok ayahnya sebagai panutan di kehidupannya.

11. Anak memiliki kesehatan mental yang lebih baik, sehingga lebih tercegah dari resiko stres dan depresi di masa mendatang.

12. Memperkaya kosa kata anak. Penelitian menunjukan bahwa anak-anak yang sejak usia dini sering dibacakan cerita oleh ayahnya memiliki kemampuan berbicara yang lebih baik dan lugas.

13. Menanamkan kecintaan anak kepada buku. Aktivitas membaca buku adalah kunci penting kesuksesan seseorang dalam hidupnya.

14. Penelitian menunjukan keaktifan ayah dalam membacakan buku cerita kepada anak dapat meningkatkan perkembangan otak, kreativitas dan imajinasi anak.

Penutup: Psikolog menjelaskan manfaat rutinitas membacakan buku cerita kepada anak, ternyata hal ini dapat memperbaiki pola asuh ayah seperti lebih aktif memberikan penghargaan pada perilaku positif anak, dan lebih jarang menghukum anak (termasuk lebih jarang mengomeli anak).




Tulisan Terkait: