16 Cara Mengatasi Mood Swing (Penyebab dan Gejalanya)

Sebenarnya hal yang normal suasana hati (mood) berubah-ubah di dalam keseharian, semua orang mengalaminya. Hanya saja perubahan mood juga bisa terjadi sangat ekstrem, mendadak dan tanpa alasan jelas. Mood swing adalah perubahan suasana hati yang berlangsung cepat sehingga rentan mengganggu rutinitas, seperti misalnya Anda tiba-tiba merasa sedih padahal sebelumnya sedang merasa senang

Perubahan suasana hati yang terjadi sesekali akibat adanya faktor pemicu, misalnya saat Anda bertengkar dengan pasangan sehingga suasana hati menjadi sedih dan kacau, kondisi seperti ini umum terjadi (masih tergolong normal) dan akan segera pulih dengan sendirinya. Mengalami mood swing sesekali itu normal, hanya saja jika perubahan suasana hati terlalu sering maka pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional seperti psikolog, yang akan melakukan diagnosis akurat penyebab mood swing dan mencarikan bentuk terapi yang tepat.

Pria Mood Swing
Photo credit: istockphoto.com|PeopleImages

Berikut beberapa tips untuk membantu meredakan mood swing:

1. Biasakan Pola Makan Sehat. Pola makan yang buruk, kekurangan nutrisi penting dan menjalani program diet ketat dapat menjadi penyebab mood swing. Pola makan buruk akan memengaruhi kadar gula darah serta menyebabkan malnutrisi, ini nantinya memicu suasana hati yang mudah kacau. Untuk meredakan mood swing, ini bisa dibantu dengan mengonsumsi makanan sehat dan seimbang. 

Anda hendaknya lebih peduli lagi dengan apa yang dikonsumsi dalam sehari-hari, berikut cara menjalani pola makan sehat:
  • Perbanyak konsumsi buah dan sayur.
  • Biasakan sarapan di pagi hari.
  • Hindari konsumsi junk food, makanan cepat saji dan semacamnya.
  • Hindari makan gorengan, bakwan, bala-bala, oncom dan semacamnya yang biasanya dijual di pinggir jalan.
  • Minimalisir konsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng minyak.
  • Minimalisir konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet. Bahan pengawet sering ditemukan dalam makanan kemasan, termasuk makanan kalengan. 
  • Hindari mengonsumsi makanan ringan (ciki) karena rendah gizi dan tidak sehat.
  • Perbanyak minum air putih. Batasi konsumsi minuman bersoda, minuman berkafein tinggi, minuman tinggi gula dan semacamnya.


2. Rutin berolahraga. Berolahraga tidak hanya bermanfaat secara fisik, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Berolahraga dapat meredakan gangguan mood swing yang sering dialami. Cobalah untuk mulai berolahraga, tidak perlu muluk-muluk seperti pergi ke gym dan semacamnya, yang penting Anda rutin melakukannya. Lakukan olahraga apapun yang penting Anda menggerakan tubuh seperti jogging, bersepeda atau bahkan jalan santai sekalipun. Ini nantinya bermanfaat untuk memperbaiki mood Anda.

3. Jalani Hobi. Dengan melakukan hobi membuat kehidupan Anda lebih aktif dan tidak monoton, sehingga waktu berjalan tidak terasa untuk melakukan hal-hal yang positif dan bernilai. Melakukan hobi dapat mengalihkan Anda dari pikiran-pikiran dan perasaan buruk karena Anda fokus untuk melakukan hal yang menyenangkan, sehingga membuat pikiran segar kembali dan suasana hati lebih baik.

Menjalani hobi dapat menambah rasa semangat dalam diri Anda, juga membuat Anda lebih kreatif. Selain itu juga bisa menambah teman, penelitian menunjukan salah satu kunci kebahagiaan adalah punya kehidupan sosial yang baik. Mengerjakan hobi memungkinkan Anda bertemu dengan orang-orang baru yang sepemikiran atau punya ketertarikan yang sama, yang nantinya menjadi jaringan sosial baru Anda. Hobi juga menjadi tempat berbagi pengalaman dan pengetahuan.

Punya hobi akan menumbuhkan rasa percaya diri, memunculkan semangat dan memperkuat karakter diri karena Anda tahu minat dan bakat dalam diri, tinggal mengolah dan mengembangkan-nya.

4. Tidur Malam yang Cukup. Kurang tidur membuat orang mudah tersinggung, sulit konsentrasi dan suasana hati menjadi kacau. Anda harus tidur malam yang cukup sehingga hindari kebiasaan begadang. Selain itu matikan lampu saat tidur, tidur dalam keadaan gelap sangatlah bagus karena membuat tidur jadi berkualitas dan Anda pun bisa tidur lebih nyenyak, lalu bangun di pagi hari dalam keadaan fresh dan mood yang lebih baik.


5. Tubuh Membutuhkan Paparan Sinar Matahari. Anda perlu keluar rumah di pagi atau siang hari untuk mendapatkan sinar matahari. Penelitian menemukan bahwa orang-orang yang kurang terpapar sinar matahari akan mengalami penurunan kadar serotonin dalam tubuh, yaitu hormon yang memengaruhi suasana hati. Hal yang umum terjadi di negara 4 musim yaitu banyak orang yang mengalami Affective disorder (SAD), yaitu jenis depresi dan gangguan suasana hati yang disebabkan musim dingin atau salju.

6. Kurangi Bermain Smartphone. Sebuah riset terbaru dari perusahaan Deloitte mengungkap bahwa penggunaan smartphone berlebihan ternyata bisa menyebabkan seseorang sering mengalami mood swing. Selain memicu perubahan suasana hati yang tak tentu, sering menggunakan smartphone juga dapat mengurangi produktivitas dan menurunkan daya ingat.

Peneliti mengatakan ada banyak alasan orang-orang membuka smartphone, sehingga sering multitasking, kadang buka email, medsos, lalu streaming. Itu terus dilakukan berulang-ulang. Sering multitasking menyebabkan tubuh memproduksi hormon kortisol dan adrenalin yang ternyata dapat memicu stres dan mood swing. 

Peneliti menjelaskan untuk tidak ketergantungan pada smartphone, hindari mengecek smartphone tiap waktu. Kurangi memegang smartphone, niscaya suasana hati akan lebih baik dan membuat hidup Anda lebih ringan. Sudah banyak penelitian mengungkapkan penggunaan smartphone secara berlebihan menyebabkan depresi dan rasa kesepian.

7. Saat suasana hati terasa buruk, cobalah untuk menarik napas dalam-dalam sehingga membantu Anda untuk lebih tenang dan rileks.

8. Jika ada yang mengganjal di hati cobalah untuk bercerita atau curhat pada orang-orang terdekat, jangan memendam masalah dan perasaan karena berdampak buruk pada kesehatan mental Anda, saat Anda dalam kondisi sulit maka butuh dukungan dari orang-orang dekat.


9. Usahakan untuk memiliki jadwal keseharian yang teratur, terutama jadwal makan dan tidur. Dengan jadwal kegiatan yang baik diharapkan dapat menjaga suasana hati tetap stabil.

10. Lakukan persiapan yang baik terhadap segala sesuatu. Misalnya Anda masuk kantor jam 8 pagi, maka pastikan Anda sudah bangun 2 jam sebelumnya (dalam keadaan fit dan segar), sehingga Anda bisa lebih tenang dalam mempersiapkan segala keperluan pekerjaan. Jangan sampai berangkat ke kantor dengan terburu-buru, berangkat kerja dengan tenang dan rileks akan membantu menciptakan mood positif di sepanjang hari.

11. Cobalah untuk berpikir positif, buang perasaan iri ataupun benci pada orang lain, sehingga menjaga suasana hati tetap baik.

12. Kurangi menonton berita politik, kriminal dan semacamnya yang dapat merusak suasana hati Anda.

13. Hindari kebiasaan suka bedebat dengan orang lain, baik itu secara langsung atau di dunia maya.

14. Cobalah melakukan liburan ke pantai atau tempat wisata yang memiliki udara segar, sehingga membuat jiwa lebih bersemangat, fresh dan suasana hati kembali baik.

15. Ketika Anda merasa suasana hati Anda mulai berubah, luangkan waktu sejenak untuk berhenti dari pekerjaan yang membuat penat, bernapas dalam-dalam dan fokus. Pusatkan pikiran Anda pada kondisi saat ini, seperti suara napas Anda atau perasaan angin di kulit Anda. Dengan memusatkan pikiran pada panca indera akan mengalihkan Anda dari pikiran dan perasaan negatif.

16. Saat Anda merasakan suasana hati begitu kacau, tidak mengapa Anda menangis. Tidak ada salahnya dengan menangis, setiap orang dari kaum wanita maupun kaum pria punya ‘hak’ untuk menangis. Menangis telah terbukti membuat seseorang merasa lebih baik. Hanya saja jangan menangis di depan umum, menangislah di tempat yang tertutup.




Tulisan Terkait: