Ajarkan 12 Kemampuan Ini Sebelum Anak Memasuki Usia Remaja!


Ketika seorang anak sudah memasuki usia remaja, maka lingkup pergaulannya akan lebih luas, dan ketergantungan pada orangtua seharusnya berkurang.

Anak
Photo credit: Shutterstock.com

Berikut beberapa hal yang harus diajarkan pada anak sebelum memasuki usia remaja:

1. Makan dengan Tangan Kanan
Kultur, budaya atau norma masyarakat yang berlaku adalah makan dengan tangan kanan.

Jika anak Anda makan dengan tangan kiri, maka pastikan saat SMP dan SMA dirinya sudah harus bisa makan dengan tangan kanan.

Saat di kantin sekolah, dikhawatirkan jika makan dengan tangan kiri, anak akan mendapatkan bullying dari teman-temannya.

2. Menyiapkan Barang-Barangnya Sendiri
Menjelang remaja, anak sudah harus dilatih untuk bisa menyiapkan dan membereskan barang-barangnya sendiri.

Misalnya ke sekolah, anak sudah harus mampu mempersiapkan barang bawaannya. Demikian juga saat berpergian ke suatu tempat, anak mendapatkan tanggung jawab terhadap barang bawaannya.

3. Mengatur Waktu
Saat anak sudah memasuki usia remaja harus memiliki kemampuan manajemen waktu. Semakin bertambah umur seorang anak maka semakin bertambah pula tanggung jawabnya.

Lingkup pergaulannya meluas, sehingga seorang remaja harus dapat menyeimbangan antara waktu bermain dan belajar.

4. Mengatur Keuangan
Yang jelas anak remaja sudah harus bisa berbelanja sendiri, sehingga pastikan kemampuan menghitungnya baik.

Lalu anak juga harus diajarkan menentukan prioritas dalam mengelola uang. Jangan sampai membeli sesuatu yang kurang penting tapi mengabaikan yang penting.

Apalagi setelah anak memasuki usia remaja maka lingkup pergaulannya juga meluas. Si remaja akan lebih sering berpegian (jalan-jalan) bersama teman-temannya, sehingga kemampuan mengatur keuangan wajib dimiliki.


5. Bersih-Bersih
Seorang remaja seharusnya sudah bisa bersih-bersih rumah, kemampuan dasar seperti menyapu, mengepel, membersihkan debu, merapihkan tempat tidur, mencuci piring, dll sudah harus bisa dilakukan.

6. Menjaga Norma dan Adab
Dibandingkan saat anak-anak, seorang remaja memiliki lingkup pergaulan lebih luas sehingga lebih sering bertemu orang-orang. Kemampuan menjaga norma dan adab wajib dimiliki.

7. Bangun pagi. Seorang remaja sudah harus bisa bangun pagi tanpa disuruh-suruh.

8. Menggunakan jasa transportasi umum, dan ajarkan anak tentang cara menjaga diri di transportasi umum.

9. Menyiapkan makan dan hal-hal sederhana mengenai kebutuhannya sendiri.

10. Mengobati luka kecil, sehingga tidak panik saat terluka. Beritahu anak bahwa perdarahan tidak boleh dibiarkan lama.

11. Bisa dan berani berbicara dengan orang tidak dikenal, dan bisa menjaga diri.

12. Hal-hal lain yang harus diajarkan:
  • Mengucapkan "permisi" saat mau masuk ke dalam kerumunan atau saat membutuhkan perhatian orang lain.
  • Mengucapkan "tolong" saat meminta sesuatu dan "terima kasih" setelah seseorang sudah membantu.
  • Menutup mulut dan hidung saat batuk/bersin.
  • Tidak boleh mengkomentari kekurangan fisik orang lain karena tidak sopan.
  • Tidak menyela pembiaraan.
  • Tidak berbicara saat mulut penuh makanan.
  • Menjaga kebersihan tangan.

Penutup
Remaja akan mulai mencari jati diri dan cenderung ingin bebas. Orang tua harus pintar-pintar dalam menjaga anak remajanya agar selalu berada di ‘rel’ yang benar.

Hanya saja penting diketahui bahwa seorang remaja umumnya sangat sulit diatur, sehingga butuh persiapan matang agar sukses dalam mendidik remaja.

loading...

Tulisan Terkait: