9 Manfaat Menghabiskan Waktu Bersama Anak (Serta Tipsnya)


Orang tua yang sibuk bekerja hingga larut malam seringkali tidak memiliki waktu untuk anak.

Apalagi jika dua-duanya bekerja, membuat anak tidak dekat dengan kedua orang tuanya.

Keluarga
Keluarga | Photo credit: Shutterstock.com | By Monkey Business Images

Bekerja tentu hal yang wajib, tapi bukan berarti dari pagi sampai malam hanya untuk bekerja.

Menghabiskan waktu bersama anak sangat penting untuk tumbuh kembangnya, selain itu hubungan orang tua dan anak semakin erat.

Jikapun sangat sibuk maka harus pintar-pintar membagi waktu antara pekerjaan dan anak.

Berikut manfaat menghabiskan waktu bersama anak:

1. Ikatan Orangtua-Anak Semakin Kuat

Eratnya hubungan orang tua dan anak sangatlah penting. Anak-anak muda yang terjatuh ke dalam pergaulan yang salah/buruk umumnya akibat renggangnya hubungan di dalam keluarga.

Menyediakan waktu berkumpul sesama anggota keluarga harus dilakukan, tidak dapat tidak.

Jika anak tidak mau dinasehati atau diberikan masukan, itu mungkin karena si anak selama ini merasa tidak dekat dengan orang tuanya sendiri.

2. Anak Terhindar dari Pergaulan Buruk

Masih berkaitan dengan poin no.1, dekatnya hubungan orang tua dan anak, membuat anak lebih dapat terhindar dari salah jalan (pergaulan yang buruk).

Saat waktu bersama-sama anak, maka orang tua bisa memberikan pemahaman tentang hal-hal yang baik dan buruk.

Jika hubungan orang tua dan anak dekat, maka anak akan lebih mudah untuk diberikan masukan.


3. Membuat Hati Tentram

Saat Anda bekerja di kantor seringkali mengalami tugas menumpuk, rekan kerja yang menjengkelkan, hingga atasan yang galak.

Menghabiskan waktu bersama anak membuat hati menjadi tentram. Betapa bahagianya saat memeluk anak-anak.

Tingkah polos anak yang manja dan selalu ingin disayangi, dapat menentramkan hati yang sedang gundah oleh tekanan pekerjaan.

4. Meningkatkan Akademik Anak

Waktu bersama bisa diisi dengan membimbing pelajaran akademik anak. Bantu anak dalam menyelesaikan tugas sekolahnya, jika anak kesulitan jangan dicueki.

Selain itu, minta anak bercerita tentang hal-hal apa saja yang terjadi di sekolah. Biarkan anak curhat panjang lebar mengenai pengalamannya di sekolah hari ini.

5. Keluarga Harmonis

Untuk membentuk keluarga yang harmonis, maka hanya bisa diperoleh jika orang tua menyediakan quality time untuk anak-anaknya.

Jika bekerja berangkat sebelum subuh lalu pulang jam 9 malam, mana waktu untuk anak-anak?

Berkumpul sesama anggota keluarga akan membuat suasana menjadi hangat dan dekat. Anda akan mendapatkan keluarga yang harmonis.

6. Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak

Anak menjadikan orang tuanya sebagai panutan. Kedekatan anak dengan orang tua dapat meningkatkan kecerdasan emosional anak.

Anak akan meniru cara bersikap orang tuanya. Selain itu, berada di sisi orangtuanya membuat anak merasa disayangi.

Adapun kekerasan para remaja disebabkan emosi yang tidak terkontrol dengan baik, serta kurangnya perhatian dan kasih sayang.

Peran orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak. Anak akan belajar dari orangtuanya tentang:
  • Cara mengelola emosi diri sendiri.
  • Cara mengungkapkan perasaan.
  • Cara bernegosiasi dengan pihak lain (berdiskusi).
  • Berlatih untuk mengenali perasaan orang lain.
  • Berlatih untuk menenangkan diri sendiri.

loading...

7. Anak Lebih Percaya Diri

Sering beraktivitas bersama orang tua menjadikan anak merasa dihargai. Ini sangat penting agar anak mempunyai pandangan yang lebih positif dan punya kepercayaan diri.

Membangun kepercayaan diri anak sangat penting untuk pergaulannya dan juga sebagai modal berkompetisi di masa depan.

8. Membentuk Perilaku Positif Anak

Banyak pakar pendidikan anak yang menjelaskan bahwa anak-anak yang menghabiskan banyak waktu bersama orang tua dapat lebih terhindari dari aktivitas negatif.

Sebuah penelitian di tahun 2008, menemukan bahwa para remaja yang makan malam bersama keluarga secara rutin (lima kali atau lebih dalam seminggu) memiliki kasus lebih sedikit dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan zat terlarang, dibandingkan yang tidak.

9. Manfaat Lainnya

Bermain adalah hal yang sangat disukai anak-anak, terutama lagi bermain dengan orang terdekat.

Pikiran anak menjadi lebih rileks saat bermain, anak juga mengeksplor berbagai hal yang disukainya.

Orangtua hendaknya menyiapkan permainan seru bersama anak. Jika anak merasa orangtua selalu ada untuknya, anak pun akan menaruh kepercayaan tinggi pada orangtuanya. Hal ini membuat anak mudah untuk menerima masukan orangtuanya.

Jika anak susah dibilangin, itu artinya selama ini anak kurang dekat dengan orangtuanya, anak tidak lagi menaruh kepercayaan tinggi pada orangtuanya.

Para ahli juga menyarankan agar setidaknya sebulan sekali orang tua menghabiskan waktu bersama anak dengan pergi ke alam terbuka. Bermain di alam membuat anak menjadi tidak mudah marah/emosi.

Udara di alam sangat menyegarkan. Adapun jika anak terlalu sering di dalam ruangan menyebabkan anak mudah emosi, hal ini juga berlaku pada orang dewasa.

Berada di alam membuat pikiran rileks dan tenang. Nantinya waktu yang dihabiskan bersama keluarga akan menjadi kebahagiaan tersendiri yang terus dikenang anak.

Penutup

Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak yaitu:
  • Bercanda atau bercengkrama.
  • Bertukar cerita.
  • Bermain ke taman.
  • Olahraga bersama.
  • Memasak bersama.
  • Mengerjakan tugas akademik sekolah (PR).
  • Melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, mengepel, merapihkan kamar tidur, mencuci baju, menyiram tanaman, dll.
  • Membaca buku bersama, misalnya bergiliran membaca buku dengan suara keras, antara orang tua dan anak.
  • Melakukan permainan seperti kejar-kejaran, petak umpet, olahraga bulu tangkis, bermain congklak, dll.
  • Travelschooling, yaitu bepergian ke mana saja, misalnya belanja ke pasar tradisional, pergi ke kebun binatang, museum, perpustakaan, jalan-jalan mencoba beberapa moda transportasi umum, silaturahim ke rumah kerabat, dll.

loading...

Tulisan Terkait: