14 Trik Jitu Agar Anak Mau Tidur Siang


Sebagian anak sulit sekali disuruh tidur siang, apalagi jika sedang asyik-asyiknya bermain, hampir mustahil anak mau tidur siang.

Anak-anak perlu tidur yang cukup untuk beristirahat, agar tumbuh kembangnya optimal.

Anak Tidur
Anak Tidur | Photo credit: Shutterstock.com | By Rossario

Berbeda dengan bayi yang mudah tidur siang, anak kecil yang sedang dalam masa mengeksplorasi ‘dunia’ seringkali menolak bujukan untuk tidur siang.

Berikut beberapa tips yang membantu agar anak mau tidur siang:

1. Temani Anak Tidur

Terkadang anak tidak mau tidur siang sendirian. Jika keadaannya demikian, Bunda hendaknya menyisihkan waktu untuk menemani anak tidur siang.

Tidur siang tidak hanya dianjurkan untuk anak-anak, orang dewasa juga dianjurkan untuk tidur siang sekitar 30-60 menit.

Orang tua harus peka dengan kondisi anak, cari tahu penyebab anak menolak tidur siang.

2. Momen Makan Siang

Manfaatkan-lah momen makan siang ini dengan segera. Ajak anak tidur siang beberapa saat setelah anak makan siang.

Setelah makan nasi di siang hari, biasanya anak akan merasa ngantuk. Hal ini juga berlaku pada orang dewasa.

Jika anak mengantuk seperti ini, maka ini ‘kesempatan emas’ agar anak mau dibujuk tidur siang.

Agar anak merasa lebih nyaman lagi untuk tidur maka kondisikan lingkungan, beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu menyalakan AC atau kipas angin, mematikan lampu, mematikan tv, hingga menyingkirkan smartphone dan benda elektronik yang mengganggu proses tidur.


3. Keteraturan Waktu Tidur Siang

Usahakan waktu untuk menyuruh anak tidur siang tidak berubah-ubah. Perhatikan waktu biasanya anak bermain hingga akhirnya lelah.

Saat kondisi lelah, anak akan lebih mudah tidur siang. Dengan begitu, usahakan jam bermain anak dibuat sama setiap harinya.

Jika anak terbiasa mulai bermain jam 9 pagi hingga akhirnya kelelahan, maka kemungkinan anak akan mulai tidur siang sekitar jam 11.00.

Usahakan jam bermain dan tidur siang sama setiap harinya, perlu dibiasakan sehingga anak mudah tidur siang nantinya.

Pada anak usia sekolah. Biasanya anak dalam kondisi lelah setelah pulang sekolah jam 12.30 siang, segera ingatkan anak untuk tidur siang.

4. Buat Kondisi yang Mendukung

Pastikan lingkungan yang nyaman, bersih dan mendukung untuk tidur siang anak.

Usahakan tidak ada tumpukan barang di sekitar. Terlalu banyak tumpukan barang di dalam ruangan bisa membuat pikiran mumet, sehingga mengganggu tidur siang anak.

Buat tempat tidur anak dalam kondisi rapih, sehingga terlihat menyenangkan. Matikan televesi dan alat elektronik lainnya yang bisa mengganggu tidur.

Hindari hal-hal yang merusak mood anak menjelang waktu tidur siang, misalnya memarahi anak karena dijamin anak tidak akan mau tidur siang.

Hal lainnya, kondisikan lingkungan di sekitar sesunyi mungkin.

5. Jelaskan

Jelaskan dengan simple kenapa tidur siang itu perlu. Sebutkan hal-hal yang dapat memotivasi anak untuk tidur siang. Misalnya banyak orang-orang hebat yang memiliki aktivitas tidur siang.

Atau jelaskan bahwa tidur siang memberikan manfaat kesehatan yang sangat penting untuk anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Setiap hari perlu adanya komunikasi antara Ibu dan anak. Pahamkan anak bahwa tidur siang adalah hal yang sangat bagus.

loading...

6. Perhatikan Kegiatan Anak

Isi waktu anak dengan aktivitas “berisi”, bagaimana anak bisa tidur siang jika aktivitasnya seharian tidak terarah?

Anak yang aktivitasnya sering nonton TV dan main game di smartphone akan sulit untuk diajak tidur siang.

Pastikan anak memiliki kegiatan yang lebih positif, seperti bermain di lapangan/taman, olahraga, menggambar, mewarnai, dll.

Boleh-boleh saja nonton TV dan main gadget, tapi waktunya harus dibatasi. Sinar layar gadget membuat sulit tidur.

7. Buat Strategi

Bunda perlu menyiapkan strategi-strategi jitu agar anak bisa tidur siang. Misalnya pada anak balita, Bunda bisa berpura-pura membuat rutinitas seakan-akan malam hari, lakukan hal-hal seperti menggosok gigi, mematikan lampu kamar, mengheningkan suasana, dll.

Setelah seminggu, anak mungkin sudah terbiasa dengan pola tidur siang tersebut, dengan begitu Bunda sekarang bisa berhenti berpura-pura.

8. Pastikan anak dalam kondisi kenyang, bagaimana anak mau tidur siang sedangkan dalam keadaan lapar.

9. Khusus anak balita, Bunda bisa menepuk-nepuk bokong atau mengusap lembut punggung-nya.

10. Perhatikan juga jam tidur malam anak. Waktu tidur malam anak tidak boleh lebih dari jam 22.00.

11. Jangan jadikan tidur siang sebagai hukuman karena membuat anak akan menganggap tidur siang sebagai hal buruk. Pada poin no.5 telah dijelaskan orang tua hendaknya memahamkan anak bahwa tidur siang adalah hal yang sangat baik.

12. Buat suasana setenang mungkin. Jangan memaksanya anak tidur siang jika belum terlihat mengantuk, Anda bisa mengajak anak ke tempat tidur atau sofa panjang lalu bercerita, diharapkan nantinya anak mulai mengantuk.

13. Disiplinkan anak secara perlahan. Jika anak sudah mau untuk mulai tidur siang, tapi kemudian anak bangun lagi dan beranjak dari tempat tidurnya, bawa lagi anak ke tempat tidurnya. Tidak perlu berkata apapun (apalagi memarahinya), yang penting ajak anak dengan tenang tapi juga tegas.

14. Jelaskan bahwa anak bisa meneruskan bermain setelah tidur siang. Jangan langsung emosi ketika anak menolak tidur siang, hendaknya orang tua memberikan penjelasan-penjelasan terlebih dahulu.

loading...

Tulisan Terkait: