17 Manfaat Makan Strawberry Setiap Hari (Serta Efek Sampingnya)


Buah strawberry memiliki warna merah dengan tampilan menarik. Adapun rasanya yaitu manis dan asam.

Buah Strawberry
Buah Strawberry | Photo credit: Wikimedia.org

Strawberry kaya akan nutrisi penting seperti vitamin C, asam folat, kalium, dan serat. Satu cangkir irisan stroberi segar (166 gram), mengandung:
  • Kalori: 53 kkal
  • Vitamin C: 97,6 mg
  • Folat: 40 mikrogram (mcg)
  • Protein: 1,11 g
  • Kalium: 254 mg
  • Kalsium: 27 mg
  • Serat makanan: 3,3 g
  • Karbohidrat: 12,75 g
  • Zat besi: 0,68 mg
  • Magnesium: 22 mg
  • Fosfor: 40 mg
  • Vitamin A: 20 IU

Strawberry dikenal sebagai antioksidan yang kuat, dimana di dalam strawberry juga terkandung senyawa quercetin, anthocyanin, asam ellagic, dan kaempferol. Senyawa-senyawa antioksidan tersebut telah terbukti memiliki efek perlindungan dari resiko jenis kanker tertentu.

Mengonsumsi strawberry memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa. Berikut berbagai manfaat strawberry:

1. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Strawberry mengandung tinggi kalium yang dianjurkan dikonsumsi oleh orang-orang yang mengalami masalah hipertensi (tekanan darah tinggi).

Konsumsi strawberry membantu meminimalisir efek buruk natrium berlebihan di dalam tubuh.

Selain itu asupan kalium sangatlah penting, penelitian menemukan bahwa kekurangan asupan kalium menyebabkan resiko tekanan darah tinggi.

Penelitian lain menyebutkan bahwa asupan kalium yang tinggi dikaitkan dengan penurunan 20 persen resiko kematian dari semua penyebab.


2. Mengatasi Sembelit

Beberapa buah yang tinggi kandungan serat dan air, yaitu strawberry, semangka, anggur, dan melon.

Mengonsumsi buah-buah tersebut mencegah dehidrasi dan menjaga tubuh tetap terhidrasi, manfaat lainnya yaitu melancarkan BAB.

Kandungan serat memiliki fungsi bagi kesehatan pencernaan untuk meredakan konstipasi. Diharapkan dengan makan strawberry bermanfaat untuk melancarkan BAB.

3. Boleh Dikonsumsi oleh Penderita Diabetes

Penderita diabetes memiliki pantangan asupan manis, sehingga mereka kesulitan untuk mengonsumsi makanan ataupun minuman manis karena dikhawatirkan memperburuk kondisi diabetes.

Salah satu makanan yang aman untuk penderita diabetes yaitu strawberry.

Dimana strawberry memiliki indeks glikemik rendah dan tinggi kandungan serat, yang membantu menjaga tingkat gula darah selalu dalam batas normal.

Kandungan serat dan indeks glikemik yang cukup rendah menjadikan strawberry sebagai pilihan yang baik bagi pasien diabetes. Jika penderita diabetes sedang ingin makan yang manis-manis, maka strawberry bisa menjadi pilihan bagus.

Penelitian tahun 2011 menemukan bahwa konsumsi strawberry terbukti berkhasiat untuk mengurangi komplikasi diabetes, seperti neuropati dan penyakit ginjal.

Pada peneltian lab tersebut, ilmuwan menjelaskan bahwa fisetin (flavonoid yang terkandung dalam stroberi) berkontribusi untuk menjaga neuron yang tumbuh dan berkembang, meningkatkan memori (daya ingat), serta mencegah resiko komplikasi penyakit ginjal dan otak.

4. Menurunkan Resiko Penyakit Jantung

Sebuah penelitian oleh para ilmuwan di Harvard menemukan bahwa konsumsi anthocyanin secara teratur (jenis flavonoid yang ditemukan dalam buah berry) dapat mengurangi risiko serangan jantung hingga 32 persen.

Penelitian tersebut dengan melibatkan para wanita muda dan wanita setengah baya.

Pada sebuah panelitian labolatorium menemukan bahwa quercetin flavonoid yang terkandung dalam strawberry berfungsi sebagai anti-inflamasi alami yang menurunkan risiko aterosklerosis, dan melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan LDL (kolesterol jahat).

Strawberry juga mengandung tinggi polifenol yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi (melalui mekanisme anti-inflamasi), mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan mencegah penumpukan platelet.

Konsumsi stroberi juga bermanfaat untuk pencegahan kerusakan lapisan dalam arteri. Selain itu, kandungan serat dan potasium di dalam stroberi mendukung kesehatan jantung.

Banyaknya antioksidan dan polifenol dalam strawberry menjadikannya makanan ideal untuk melindungi jantung dari penyakit.

Dr. Suzanne Steinbaum, seorang ahli jantung di Lenox Hill Hospital, New York City, mengatakan wanita yang mengonsumsi tiga atau lebih buah berry (terutama strawberry) setiap minggu mengalami penurunan risiko serangan jantung hingga 34%.

loading...

5. Mencegah Stroke

Di dalam buah strawberry terkandung senyawa antioksidan penting seperti quercetin, kaempferol, dan anthocyanin.

Senyawa-senyawa tersebut telah terbukti dapat mencegah/mengurangi pembentukan gumpalan darah di dalam tubuh.

Pembentukan gumpalan darah tersebut sangat berbahaya karena bisa menyebabkan penyakit stroke yang mematikan.

Asupan kalium tinggi juga dikaitkan dengan penurunan risiko stroke. Dimana strawberry kaya akan kandungan kalium.

6. Mencegah Kanker

Antioksidan kuat yang terkandung di dalam strawberry berkhasiat penting untuk melawan radikal bebas penyebab kanker, menghambat pertumbuhan tumor dan mencegah peradangan di dalam tubuh.

Strawberry adalah sumber vitamin C dan serat. Kedua kandungan tersebut diketahui berkontribusi dalam pencegahan kanker kerongkongan dan usus besar.

Menurut American Institute for Cancer Research, sifat antikanker strawberry terkait dengan adanya kandungan asam ellagic, itu merupakan fitokimia yang dapat mencegah kanker paru-paru, kulit, kandung kemih, dan payudara.

Asam ellagic bertindak sebagai antioksidan, serta juga menghambat produksi sel kanker dan menghancurkan beberapa jenis karsinogen pemicu kanker.

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh (Imunitas)

Strawberry merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Kandungan vitamin C memiliki fungsi penting berupa mendorong pebentukan antibodi (kekebalan tubuh), yang hal ini berguna untuk melawan dan mencegah infeksi, serta agar tubuh tidak mudah jatuh sakit.

Sebuah studi di Swiss menemukan bahwa suplementasi vitamin C terbukti dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Strawberry juga diketahui bermanfaat untuk melawan alergi dan asma.

8. Menjaga Kesehatan Mata

Strawberry mengandung antioksidan yang diketahui bermanfaat dalam pencegahan penyakit degenerasi makula, katarak dan penyakit mata lainnya.

Menurut para peneliti dari Oregon Health & Science University menjelaskan bahwa vitamin C dapat melindungi dan meningkatkan fungsi sel-sel retina mata.


9. Tingkatkan Kesehatan Otak

Senyawa antioksidan yang tinggi di dalam strawberry juga melindungi sel-sel otak dari serangan radikal bebas.

Bahaya radikal bebas akan menyebabkan kerusakan otak, dan antioksidan memiliki fungsi penting untuk menangkalnya.

Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Harvard di Brigham and Women's Hospital menemukan bahwa manfaat buah strawberry dapat meminimalisir penurunan memori (daya ingat).

Flavonoid dan anthocyanidin dalam strawberry bermanfaat untuk menjaga kesehatan otak dan mencegah/meminimalisir penurunan daya ingat.

Peneliti dari Tufts University dan University of Maryland Baltimore County, mengatakan bahwa penyakit otak (termasuk Alzheimer dan Parkinson) disebabkan oleh penumpukan zat protein beracun tertentu. Khasiat strawberry diketahui dapat mengurangi akumulasi protein beracun ini.

10. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Strawberry mengandung pektin yang merupakan jenis serat larut, yang bermanfaat untuk menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh.

Studi New Orleans telah menemukan bahwa beberapa jenis serat larut (salah satunya pektin) dapat menurunkan kadar LDL.

Studi di Kanada juga menunjukkan buah strawberry bermanfaat dalam mencegah kerusakan oksidatif dan menurunkan kadar kolesterol jahat.

11. Kehamilan

Strawberry merupakan sumber asam folat. Konsumsi asupan asam folat harus mencukupi bagi ibu hamil.

Hal itu karena peran asam folat yang penting dalam melindungi bayi di dalam kandungan dan mencegah cacat tabung saraf pada bayi. Ini juga penting untuk kesehatan Ibu hamil.

12. Untuk Kesehatan Tulang

Walaupun belum banyak penelitian mengenai manfaat strawberry ini. Namun kandungan vitamin K, potasium, dan mangan dalam strawberry berkontribusi dalam menjaga kesehatan tulang.

13. Melawan Peradangan

Penelitian dari University of Massachusetts menemukan bahwa strawberry mengandung quercetin yang bermanfaat untuk mencegah pembentukan plak aterosklerosis.

Kandungan vitamin C dalam strawberry bermanfaat untuk mencegah peradangan, serta meredakan gejala asam urat dan radang sendi.

14. Mencegah Penuaan Dini 

Strawberry mengandung antioksidan kuat yang melindungi tubuh dari bahaya radikal bebas.

Radikal bebas menyebabkan kerusakan oksidatif dan memicu penuaan dini pada kulit (seperti kerutan, garis-garis halus, kulit kendur, dll).

Strawberry kaya akan kandungan vitamin C yang bahkan lebih tinggi dibandingkan jeruk.

Vitamin C berperan penting dalam melawan radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh.

Radikal bebas juga menyebabkan kerusakan pada kolagen, hal inilah yang menyebabkan munculnya garis-garis halus di kulit tubuh.

Antosianin dalam strawberry juga berkontribusi untuk melindungi kulit dari bahaya stres oksidatif, sehingga mencegah terjadinya penuaan dini.

loading...

15. Meredakan Encok, Arthritis ataupun Gout

Khasiat strawberry sebagai antioksidan dan detoxifiers membantu meredakan masalah encok dan nyeri artritis.

Selain itu berkontribusi dalam pencegahan gejala rematik, mencegah penumpukan zat beracun (seperti asam urat) di dalam tubuh, menjaga kecukupan cairan pelumas di sendi, dan mencegah degenerasi otot dan jaringan tubuh.

16. Menurunkan Berat Badan

Strawberry dapat meningkatkan produksi adiponektin dan leptin di dalam tubuh, keduanya merupakan hormon yang berfungsi dalam proses pembakaran lemak, selain itu berkontribusi dalam:
  • Mencegah nafsu makan yang berlebihan.
  • Membatasi glukosa di dalam tubuh.

Manfaat kandungan di dalam buah strawberry dapat mendorong penurunan berat badan. Anda bisa mengonsumsi strawberry untuk membantu menyukseskan program diet Anda.

17. Meredakan Mata Bengkak

Strawberry dapat dimanfaatkan untuk membantu meredakan mata bengkak. Anda hanya perlu meletakkan irisan buah di kelopak mata, lalu bersantai (diamkan) selama sepuluh menit.

Efek Samping Strawberry

Konsumsi strawberry tetap tidak boleh berlebihan. Anda boleh makan strawberry setiap hari tapi harus dalam jumlah yang wajar.

Dampak yang ditimbulkan akibat makan strawberry secara berlebihan, yaitu:
  • Diare
  • Perut terasa bergas
  • Resiko ketegangan saraf
  • Reaksi alergi
  • Demam
  • Tubuh lesu
  • Retensi air (edema)

Hal Penting Lainnya

Saat membeli strawberry, pilih lah yang berwarna merah terang dan tekstur kenyal dengan tutupnya masih utuh dan hijau (tidak kering atau kecoklatan).

Hindari membeli strawberry yang berwarna kusam (terdapat bercak), hindari juga tekstur yang lunak, berjamur ataupun keriput.

Strawberry harus dimakan sesegera mungkin dan tidak boleh dicuci sampai Anda siap untuk memakannya.

Jangan simpan strawberry di tempat yang terkena sinar matahari (apalagi dalam waktu yang lama) karena menyebabkan pembusukan.

Berapa banyak gula dalam strawberry? Satu strawberry kecil mengandung sekitar 0,3 gram gula.

Apakah makan buah strawberry menggemukkan? Tidak. Justru serat dalam strawberry membantu pencernaan tubuh dan membantu proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Bolehkah memberikan strawberry pada bayi? Hanya boleh setelah bayi mulai makan makanan padat (biasanya saat bayi berusia 6 bulan keatas).


loading...

Tulisan Terkait: