19 Bahaya Banyak Pikiran (Cara Mengatasinya)

Tujuan berpikir untuk memudahkan kehidupan atau memecahkan suatu masalah. Namun, jika terlalu banyak pikiran justru berdampak buruk bagi kesehatan dan psikologi jiwa.

Berpikir secara berlebihan tidaklah baik. Berpikir tentu saja boleh, tapi jika berlebihan dapat menyebabkan stres.

Bahaya Banyak Pikiran
Photo credit: Pxhere.com

Bahaya Banyak Pikiran


1. Sakit Kepala

Efek samping terlalu banyak pikiran yaitu bisa bikin sakit kepala. Kondisi pikiran tertentu dapat memengaruhi tubuh.

Terlalu lama atau banyak berpikir bisa memicu sakit kepala. Berpikir keras dapat menyebabkan kelelahan fisik maupun mental, yang kemudian memicu rasa sakit kepala.

Sakit Kepala
Photo credit: Pixabay.com

Kondisi fisik dapat memburuk akibat faktor mental seperti banyak pikiran, rasa cemas dan stres. Saat seseorang merasa cemas, dapat menimbulkan gejala seperti peningkatan denyut jantung, rasa mual, jantung berdebar-debar, berkeringat, gemetaran dll.

Terlalu banyak pikiran menyebabkan peningkatan aktivitas impuls saraf dari otak ke bagian-bagian tubuh. Selain itu, terjadi pelepasan adrenalin ke dalam aliran darah yang berpotensi memicu gejala fisik seperti sakit kepala.

Kondisi mental mempengaruhi kondisi fisik. Bahkan faktanya orang-orang yang berpikir terlalu berat sering mengalami sakit kepala.

2. Susah Tidur

Efek banyak pikiran bisa menyebabkan susah tidur. Kondisi jiwa yang tidak tenang menyebabkan rasa tidak nyaman saat merebahkan badan.

Ada banyak penyebab susah tidur, dimana stres dan banyak pikiran menjadi alasan yang paling umum. Ingat, gangguan tidur yang terlalu sering akan menyebabkan masalah kesehatan.

Lepaskan rasa khawatir dan pikiran-pikiran yang membelenggu saat memasuki waktu tidur. Jangan membuat pikiran aktif saat waktu tidur, justru yang harus dilakukan adalah merilekskan tubuh dan pikiran.


3. Lambung Terasa Sakit (Maag)

Bahaya banyak pikiran yaitu bisa menyebabkan penyakit maag. Banyak pikiran memicu stres, ketika stres melanda akan memicu produksi asam lambung meningkat.

Seseorang yang sedang banyak pikiran ditambah dalam kondisi lapar, akan rentan mengalami gangguan lambung.

Kondisi stress membuat tubuh lebih sensitif, menyebabkan asam lambung yang sebenarnya diproduksi dalam jumlah normal, tapi tubuh meresponnya secara berlebihan sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman pada lambung.

Selain itu, kondisi stres menyebabkan lapisan pelindung mukosa lambung lebih rentan (lemah), sehingga asam lambung berpotensi besar untuk mengiritasi lapisan lambung, yang kemudian muncul rasa nyeri.

4. Menurunnya Daya Ingat

Efek samping terlalu banyak pikiran yaitu menurunnya daya ingat. Riset menemukan bahwa kondisi stres (karena banyak pikiran dll) dapat menurunkan daya ingat seseorang.

Bagian ingatan yang terserang adalah ingatan spasial yang berfungsi dalam membantu Anda mengingat lokasi dan mengaitkannya dengan obyek tertentu. Contohnya yaitu lupa dalam menaruh kunci mobil, ini sering terjadi ketika banyak pikiran dan stres.

Ilustrasi Memori Otak
Ilustrasi Memori Otak | Photo credit: Flickr.com

Berpikir terlalu keras bisa berdampak buruk pada kemampuan memori otak. Para ahli menemukan adanya hubungan hormon stres kortisol dengan penurunan kemampuan memori jangka pendek. Dimana hormon kortisol dapat mengurangi sinapsis yang menyebabkan gangguan pada memori otak.

5. Sesak Nafas 

Banyak pikiran bisa memicu timbulnya sesak nafas. Pada kondisi stres (karena pikiran berat dll), jantung akan berdebar lebih kencang, otot lebih mengeras, napas lebih cepat dan tekanan darah meningkat.

Gejalanya bisa menimbulkan rasa sesak di dada. Pada dasarnya ini bukanlah sebuah penyakit, namun hanya reaksi tubuh terhadap kondisi pikiran yang tertekan.



6. Jerawat pada Kulit Wajah

Terlalu banyak pikiran menyebabkan timbulnya jerawat. Anda perlu waspada jika terlalu sering mengalami banyak pikiran ataupun pikiran yang sumpek, karena berdampak buruk pada kulit tubuh.

Jika selama ini wajah mulus, tapi tiba-tiba timbul jerawat tanpa penyebab jelas. Mungkin penyebabnya adalah karena banyak pikiran.

Riset menunjukan bahwa orang-orang yang banyak pikiran rentan terkena masalah kulit seperti radang yang akhirnya memicu jerawat. Dampak lainnya adalah kulit gatal, kulit cenderung kering, ataupun kulit mengalami kemerahan.

7. Wajah Menjadi Kusut

Selain memicu timbulnya jerawat, terlalu banyak berpikir akan menguras stamina dan menimbulkan rasa lelah dan rasa ngantuk, hal ini berdampak pada wajah yang menjadi kurang fresh, tampak kusut, sehingga kurang enak dilihat.

8. Darah Tinggi

Bahaya banyak pikiran yaitu meningkatkan resiko darah tinggi. Hipertensi sebagai indikasi meningkatnya ketegangan, rasa tertekan, kecemasan dan stres emosional.

Sebagian pihak menyebutkan bahwa pasien dengan hipertensi ditandai dengan meningkatnya perasaan cemas, adapun yang lain mengklaim bahwa perasaan marah dan tertekan lebih umum sebagai penyebab.

Banyak pikiran menyebabkan peningkatan denyut jantung dan penurunan diameter pembuluh darah, kedua hal ini mengakibatkan peningkatan tekanan darah.

Peningkatan tekanan darah beresiko menyebabkan kerusakan pada organ jantung, pembuluh darah dan ginjal. Hal ini bisa diperburuk dari kebiasaan orang yang mengonsumsi junk food, minuman beralkohol dan merokok.


9. Badan Menjadi Kurus

Efek banyak pikiran yaitu bisa menyebabkan badan kurus secara tidak sehat. Banyak pikiran sering menyebabkan seseorang kehilangan nafsu makannya. Selain itu, otak dipaksa untuk berpikir keras sehingga mengakibatkan energi tubuh banyak terkuras.

10. Depresi

Bahaya banyak pikiran yaitu memicu depresi. Selalu memikirkan hal-hal yang sangat berat bisa menimbulkan gangguan mental dan suasana hati yang sering berubah.

Dampak depresi tidak hanya mempengaruhi kondisi mental, namun juga bisa berbahaya untuk kesehatan tubuh secara umum. Ditambah lagi banyak pikiran akan membuat tubuh menjadi sangat lelah.

11. Gangguan Libido

Banyak pikiran hingga memicu stres kronis, ternyata dapat mempengaruhi produksi estrogen yang berfungsi menjaga kestabilan organ reproduksi.

Produksi estrogen harus berjalan dengan baik, ketika produksi estrogen terganggu menyebabkan libido terkena imbasnya, sehingga mengakibatkan seseorang tidak mempunyai gairah hubungan intim.

12. Sembelit

Akibat ketidakseimbangan hormon karena banyak pikiran, bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan BAB (susah buang air besar).

Apabila Anda mengalami masalah ini, maka cukupi konsumsi cairan (air putih), pastikan juga konsumsi serat, Jika kondisinya buruk, maka konsumsi obat pelancar buang air besar.

13. Rambut rontok

Efek banyak pikiran yaitu bisa menyebabkan rambut rontok. Riset menunjukan bahwa antara stres (karena banyak pikiran dll) dan rambut rontok mempunyai hubungan sebab-akibat.

Ada keterkaitan antara kondisi stres dan rambut rontok. Alopecia areata merupakan kondisi rambut rontok yang biasanya terjadi pada area yang berbatasan tegas, seperti kulit kepala. Salah satu penyebab alopesia areata adalah sering banyak pikiran dan stres berkepanjangan.

Rambut Rontok
Photo credit: Shutterstock / by:szefei

Saat kondisi alopecia areata, sel darah putih di dalam tubuh menyerang bagian folikel rambut dan menghambat pertumbuhan rambut, hal ini akhirnya menyebabkan rambut rontok.

Masalah rambut rontok karena stres atau banyak pikiran, pada dasarnya tidak bersifat permanen. Jaga dan kendalikan pikiran agar selalu tenang, maka rambut bisa tumbuh kembali dengan normal.

14. Menurunkan Kebahagiaan

Termasuk salah satu yang menyebabkan banyak pikiran yaitu kebiasaan menghayal. Kegiatan menghayal dalam waktu lama perlu dihindari.

Mereka yang kerap melamun (berangan-angan) cenderung kurang bahagia, lebih baik arahkan pikiran kepada kenyataan kehidupan.

Riset menunjukan bahwa banyak berkhayal menyebabkan munculnya perasaan tidak bahagia, termasuk dapat merusak mood. Khayalan tidak bakal mampu menyerupai kegembiraan dari hal yang nyata.

Melamun lama (misalnya sampai setengah jam) akan merusak kehidupan dan menghambat kegiatan (rutinitas). Hal seperti ini sudah dikategorikan sebagai gangguan psikis karena sifatnya yang adiktif.


15. Resiko Ketergantungan pada Obat Penenang

Tidak jarang mereka yang banyak pikiran rentan untuk mengonsumsi obat penenang. Orang-orang yang mengalami gangguan pikiran seringkali mengatasinya dengan cara menggunakan obat-obat tertentu untuk menenangkan diri, yang diharapkannya bisa memberikan hasil instan.

Sering menggunakan obat penenang dan obat semacamnya bukanlah hal yang dianjurkan. Walaupun memang bisa memberikan rasa kantuk bagi penderita insomnia, namun penggunaannya dalam jangka panjang dapat membahayakan kesehatan.

16. Meningkatkan Resiko Serangan Jantung

Terlalu banyak pikiran menyebabkan masalah kesehatan jantung, bahkan terdapat beberapa kasus kematian yang disebabkan overthinking.

Tidak bisa mengelola pikiran, dampaknya bisa sangat buruk. Oleh karena itu, selalu kondisikan diri dan jiwa Anda agar selalu stabil. Atur dengan baik semua hal seperti pekerjaan, keluarga, ekonomi, percintaan dll.

17. Menurunnya Imunitas Tubuh

Berpikir boleh-boleh saja, tapi tetap harus dalam porsi yang wajar. Namun, fenomena di zaman sekarang yaitu manusia menggunakan pikiran jauh lebih banyak.

Dengan dua kaki dan dua tangan, sebenarnya tubuh manusia diciptakan untuk banyak bergerak. Adanya alat super canggih menyebabkan orang menjadi jarang bergerak.

Menurunnya Imunitas Tubuh
Photo credit: Flickr.com

Otak merupakan organ istimewa yang bisa memengaruhi semua bagian tubuh. Kondisi pikiran sangat berpengaruh pada kesehatan. Apabila terlalu banyak menggunakan pikiran, efek buruk bagi kesehatan pun muncul

Banyak pikiran juga berdampak buruk pada kemampuan immunitas tubuh yang menurun. Dampak dari menurunnya sistem kekebalan tubuh yaitu tubuh gampang jatuh sakit. Seperti gampang terkena flu, batuk, demam dll.

18. Sulit Konsentrasi

Pikiran yang terlalu banyak bisa membuat Anda akan sulit untuk fokus atau konsentrasi pada satu hal. Disinilah Anda harus melatih diri dalam memikirkan permasalahan secara satu per satu, jangan semuanya sekaligus alias multitasking.

Berpikir pada banyak hal sekaligus dalam satu waktu, pastinya akan membuat Anda sulit berkonsentrasi.

Ilustrasi Susah Konsentrasi
Ilustrasi Susah Konsentrasi | Photo credit: Shutterstock.com/by Ollyy

Selain itu, banyak pikiran akan cenderung menimbulkan perasaan cemas. Jiwa seseorang yang merasa cemas akan membuat dirinya kesulitan dalam berkonsentrasi.

Apabila Anda tidak bisa berkonsentrasi maka berhentilah melakukan pekerjaan Anda sementara, kemudian lakukan sesuatu yang menyenangkan untuk menghapus ketegangan di pikiran Anda.

19. Dampak Lainnya

Efek samping terlalu banyak pikiran yaitu gangguan tidur, gangguan makan, sulit fokus, kepala pusing, maag, asam lambung dll. Secara umum dampaknya menyebabkan aktivitas sehari-hari jadi terganggu.


Cara Mengatasi Banyak Pikiran


Semua orang pastinya memiliki tugas dan beban hidupnya masing-masing. Berbagai tekanan yang ada seperti saat di kampus, kantor, pabrik, dan lainnya.

Sehingga sangat penting menjaga cara berpikir yang baik, karena kalau tidak Anda bisa mengalami overthinking, sehingga berdampak buruk bagi kehidupan dan kesehatan Anda.

Berikut cara menghilangkan banyak pikiran:

1. Ambil Napas Dalam-Dalam

Mengambil napas dalam-dalam bisa memberikan efek relaksasi pada jiwa dan pikiran. Hal ini membantu Anda untuk membebaskan diri pikiran-pikiran yang kusut.

Dengan mengambil napas dalam, bisa mengendurkan otot syaraf otak, yang membuat Anda bisa berpikir lebih jernih setelahnya.

2. Jangan Terpaku pada Masa Lalu & Masa Depan

Cara menghilangkan beban pikiran yaitu jangan terpaku pada masa lalu dan masa depan. Sebuah kesalahan jika Anda terlalu banyak memikirkan hal-hal yang telah berlalu, padahal Anda sedang berada di 'masa sekarang'.

Pikirkan hal-hal yang penting saja, sehingga membantu Anda terbebas dari belenggu “banyak pikiran”. Tidak perlu juga terlalu khawatir pada masa depan.

3. Tulis Penyebab Anda Banyak Pikiran!

Ketahui apa saja yang membuat Anda menghabiskan waktu dengan banyak berpikir? Jika Anda menemukannya maka tuliskan.

Dengan menulis hal yang menjadi permasalahan Anda, ini berguna untuk memudahkan Anda dalam mengatasinya karena terorganisasi dengan baik.

4. Jauhi Orang-Orang Berjiwa Negatif

Cara agar tidak banyak pikiran yaitu jauhi orang toxic. Kebiasaan berteman dengan orang-orang yang berpikiran dan berjiwa negatif, akan berdampak buruk bagi diri Anda sendiri.

Hati-hati terhadap teman atau orang-orang yang suka memberikan ide-ide negatif, apalagi Anda larut dalam segala sesuatu yang mereka bicarakan. Hal ini berdampak pada masuknya pikiran yang tidak-tidak pada diri Anda.

5. Olahraga

Cara mengatasi banyak pikiran yaitu dengan berolahraga. Ketika Anda banyak pikiran dan tiba-tiba galau, Anda perlu berolahraga untuk bisa menurunkan tingkat kegalauan dan stres.

Anda bisa melakukan olahraga setiap hari selama 20-60 menit. Hal ini sudah cukup bagus untuk meredam rasa gelisah dan stres akibat banyak pikiran.

6. Miliki Daftar Tugas

Buat daftar tugas yang perlu Anda kerjakan pada hari ini, sehingga daftar tersebut merupakan prioritas bagi diri Anda.

Dengan adanya daftar ini akan membuat Anda sadar bahwa terdapat hal-hal lain yang lebih penting daripada berpikir yang tidak jelas.

7. Minum Air Putih

Minum air putih sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Bahaya dehidrasi salah satunya adalah menjadikan mood (suasana hati) menjadi buruk, apalagi ketika banyak pikiran yang memicu stres.

Minum banyak air putih akan membuat pikiran tenang dan lebih fresh. Selalu bawa bekal air putih saat pikiran panas, meminum-nya akan membuat pikiran lebih adem.

8. Gunakan Aromaterapi

Jika pikiran sedang kusut maka gunakan aromaterapi. Penggunaan aromaterapi menjadikan tubuh dan pikiran jauh lebih rileks.

Aromaterapi
Photo credit: Pixabay.com

Ada banyak orang yang stres pikiran hingga susah tidur, dengan menggunakan aromaterapi mampu membuatnya tidur cukup nyenyak.

Minyak lavender menjadi salah satu aromaterapi yang paling umum dan populer digunakan, membantu untuk meredakan pikiran stres. Sakit kepala juga dapat hilang dengan bantuan aromaterapi.

9. Lihat Pemandangan Alam yang Indah

Ketika Anda banyak pikiran dan susah untuk menghilangkannya, maka pergi ke tempat yang memiliki pemandangan alam yang indah bisa menjadi solusi brilian.

Pemandangan Alam
Photo credit: Wikimedia.org

Melihat pemandangan alam, pikiran dan jiwa Anda akan lebih fresh, ditambah lagi dengan udara yang bersih. Anda pun jadi lebih tenang dan pikiran rileks.




Baca Juga: